Disnaker Kota Berupaya Siapkan Calon Tenaga Kerja Profesional

571
Plt. Sekda Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey didampingi Kepala Disnaker Kota Jayapura, Djoni Naa bersama para peserta.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Guna mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai, Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura menggelar pelatihan komputer bagi pencari kerja dan pembekalan wirausaha tenaga kerja mandiri pola pendampingan di Kota Jayapura, Rabu (10/10/2018).

Plt. Sekda Kota Jayapura Dr. Frans Pekey sebelum membuka kegiatan  menyampaikan, program pembangunan nasional dalam bidang ketenagakerjaan secara menyeluruh dan terpadu diarahkan pada peningkatan kompetensi yang dipersyaratkan oleh pasar kerja, sehingga pencari kerja dapat berkompetisi dan terserap sesuai dengan klasifikasi lapangan kerja yang layak bagi pencari kerja.

“Saya berharap kita dapat mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja baru agar dapat menyerap dalam lapangan kerja,” harapnya.

Dikatakan, dalam mempersiapkan dan menciptakan lapangan kerja baru, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, diperlukan adanya kemampuan dan keterampilan serta profesionalisme tenaga kerja.

Hal itu agar memiliki daya saing mengingat perkembangan angkatan kerja yang tren terus meningkat setiap tahunnya, sedangkan lapangan kerja yang sangat terbatas membuat terjadinya pengangguran.

Jika tidak ditangani dengan baik dan bijak, akan menjadi permasalahan tersendiri dalam pembangunan ekonomi nasional.

Menindaklanjuti masalah pengangguran, Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian tenaga kerja Republik Indonesia melakukan pembekalan wirausaha bagi tenaga kerja mandiri dengan pola pendampingan tahun 2018.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura,  Djoni Naa menyampaikan, kegiatan yang dilakukan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi kerja pelatihan melalui pelatihan komputer agar dapat terserap dalam lapangan kerja atau dapat menciptakan lapangan kerja baru.

“Ini juga untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tenaga kerja mandiri dalam membuka dan mengbangkan usaha serta mendorong dan memperluas usaha guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah  serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.[moza]