Jayapura Dilanda Hujan Akibat Penumpukan Awan

0
75

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Meski telah memasuki musim kemarau sejak Juni lalu, namun hari ini Jayapura dan wilayah sekitarnya dilanda hujan sejak semalam, Rabu (3/7/2019).

Menurut Kepala BMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Sili, hal tersebut diakibatkan sebagian besar wilayah Papua masuk dalam wilayah non zona musim (tak mengenal musim). Dan hujan hari ini juga terjadi karena ada penumpukan awan hujan di Kota Jayapura.

“Sebaran awan yang terpantau melalui Citra Satelit dan Radar Cuaca menunjukan ada penumpukan awan hujan di Kota Jayapura dan sekitarnya. Kecepatan angin 20 KM per jam,” katanya melalui pesan WhastApp.

Hal tersebut disebabkan karena beberapa hari cuaca begitu panas dan berdampak pada akumulasi penguapan air. Apalagi wilayah kita berhadapan dengan lautan lepas yang menyebabkan potensi penumpukan pola awan hujan yang bergerak dari arah Tenggara menuju Kota Jayapura sehingga menimbulkan hujan seperti saat ini.

Namun, berdasarkan analisa BMKG, kondisi tersebut hanya bertahan beberapa waktu ke depan. “Tidak lama, sesuai perkiraan kondisi cuaca, kondisi  seperti ini hanya akan bertahan sampai besok,” ucapnya.

Selain hujan, ada pula angin kencang dari semalam. “Jika kecepatan angin relatif tidak berbahaya karen hanya 10 knot atau kira-kira 20 Km per jam, Info resmi segera kami analisis dan diposting,” ungkapnya.

Dari data BMKG, di Papua ada beberapa wilayah yang terjadi pergantian musim (zona musim) dan juga wilayah yang tidak terjadi pergantian musim.

Wilayah yang terjadi pergantian musim (zona musim) yakni Kota Jayapura, Kabupaten Keerom bagian utara, Kabupaten Jayapura bagian timur laut. Kedua di Kabupaten Jayapura bagian tengah dan selatan, Sarmi bagian Selatan dan Tenggara, Tolikara bagian utara – timur laut, sebagian besar Kabupaten Waropen. Ketiga, Tolikara bagian selatan, Yahukimo bagian utara – barat laut, Jayawijaya, Puncak Jaya bagian timur dan terakhir ada di Kabupaten Merauke.

Sementara untuk di Papua Barat ada dua wilayah zona yakni Kabupaten Sorong bagian timur, Kabupaten Manokwari bagian utara dan Kota Manokwari. Wilayah dua yakni di sebagian Manokwari bagian selatan dan sebagian Kabupaten Teluk Bintuni.

Sedangkan daerah lainnya, yang tidak tertulis di atas, tak memiliki zona musim. Itulah yang menjadi penyebab sehingga cuaca di Papua tak bisa ditebak, karena sebagian besar tak mengenal musim. [ayu]