Ketua DPR Papua Bantu Alat Kerja Tani kepada Masyarakat Jayawijaya

0
368

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Secara pribadi, Jhon Banruan Rou yang kini menjabat sebagai DPR Papua Jhon Banua Rouw, SE membantu sejumlah alat kerja tani kepada masyarakat Kabupaten Jayawijaya yang berdomisili di Kota Jayapura, kabupaten Jayapura dan di Kabupaten Keerom.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh kepada Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jayawijaya HIPMAJA di kota Studi Jayapura dan badan pengurus HIPMAJA kepada kelompok kerj,a di halaman Asrama Nayak I Abepura, pada Rabu (17/06/2020) sore.

Jhon Banua Rouw, SE mengatakan, bantuan alat kerja tersebut agar masyarakat kabupaten Jayawijaya yang berdomisili di Jayapura dan sekitarnya terus bekerja kebun.

Apalagi menurutnya, dalam masa pandemik Covid-19 sehingga secara pribadi bantu alat kerja berupa Sekop, linggis, kapak, dan parang di tiap kelompok tani.

Hal itu disampaikan Jhon Banua Rouw kepada kelompok tani melalui Ketua Umum HIPMAJA Elius Wenda disela-sela penyerahan bantuan alat kerja secara simbolis di asrama Nayak I Abepura-Kota Jayapura.

Selaku Badan Pengurus HIPMAJA, Elis Wenda menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua DPR Provinsi Papua, Jhon Banua Rouw.

“Kami dari badan pengurus HIPMAJA, mahasiswa, dan seluruh masyarakt asal kabupaten Jayawijaya di kota Jayapura, kabupaten Keerom, dan kabupaten Jayapura mengucapkan terima kasih kepada bapak ketua DPRP yang sudah memberikan bantuan alat kerja parang, sekop, linggis, dan kapak”, jelas Elius Wenda.

Bantuan dari Ketua DPR Papua tersebut, kata Wenda, pihaknya telah membagikan langsung kepada para kelompok-kelompok kerja tani baik yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

“hari ini, semua  sudah bagikan ke seluruh kelompok kerja masing-masing, maka kami mewakili seluruh mahasiswa kabupaten Jayawijaya sekali lagi mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wenda berharap kepada masyarakat agar dalam situasi pandemik Covid-19 seperti ini masyarakat tidak selalu berharap pada bantuan pemerintah, tetapi harus bertani demi mencegah kelaparan di masa Corona atau Covid-19. [miki/loy]