
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dugaan kasus pembantaian 31 warga oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga membawa duka cita yang paling dalam bagi seluruh warga Ikatan Keluarga Toraja (IKT), khususnya di Provinsi Papua. Pasalnya, dari kasus tersebut terdapat lebih banyak warga IKT jadi korbannya, meskipun belum ada angka pastinya.
Menyikapi kasus tersebut, para pembina dan pengurus IKT Papua, menggelar rapat mendadak di Gedung Tongkonan Selasa (4/12). Rapat pengurus yang dipimpin Ketua IKT Papua Ir. Elias Paonganan,MM tersebut berhasil merumuskan beberapa poin pernyataan sikap.
Sejumlah pernyataan sikap tersebut, antara lain: Satu, menyatakan rasa prihatin dan menyesalkan jatuhnya korban dalam kasus tersebut. Kedua, Mendorong aparat keamanan TNI dan Polri menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
Ketiga, meminta seluruh warga Toraja di Papua untuk tetap tenang, sabar dan menyerahkan kasus ini ke proses hukum.
Keempat, menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI, Polri dan Pemerintah daerah yang begitu cepat merespon kasus tersebut dengan menurunkan personil ke lokasi kejadian. Kelima, warga IKT di seluruh Papua menyatakan turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam kasus Nduga dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Esa. [sony]










