Menuju Smart City, Disdikbud Kota Jayapura Gelar Sosialisasi Program Penuntasan Buta Aksara

0
64
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahrudin Pasolo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahrudin Pasolo

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Guna mewujudkan Kota Jayapura yang beriman, bersatu, sejahtera, mandiri, dan modern berbasis kearifan lokal menuju Kota Jayapura sebagai kota smart city, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura melakukan sosialisasi program penuntasan buta aksara.

Bertempat di Aula PKBM Shaloom Jayapura Rabu (28/8/2019), sosialisasi program penuntasan buta aksara digelar sekaligus penyerahan Modul Pembelajaran Pendidikan Keaksaraan Dasar dan Keaksaraan Usaha Mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahrudin Pasolo, menyampaikan sosialisasi akselerasi penuntasan buta aksara sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Jayapura menuju smart city.

“Kami terus berusaha menurunkan angka buta huruf sampai zero. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk proaktif mendeteksi dini masyarakat yang masih buta aksara,” ucapnya.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap tahun agar masyarakat terdorong untuk belajar dan tidak menjadi buta aksara.

“Kegiatan ini kalau rutin maka warga termotivasi untuk belajar. Mari terus termotifasi untuk belajar, karena kalau tidak bisa membaca dunia itu gelap. Dengan bisa membaca kita berhitung dan memahami sehingga bisa terbuka kita punya wawasan,” harapnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Keserataan Keaksaraan dan Keluarga Disdikbud Kota Jayapura, Nur Jaya mengatakan tujuan sosialisasi akselerasi penuntasan buta aksara, yaitu menyebarluaskan informasi tentang pentingnya penuntasan buta aksara.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk turun serta dalam program penuntasan buta akasara di Kota Jayapura,” tuturnya.

Sementara itu kegiatan Sosialisasi Program Penuntasan Buta Aksara itu sendiri dihadiri 100 peserta, yang berasal dari pengelola pusat kegiatan belajar masyarakat, tutor pendidikan keaksaraan, dan warga belajar keaksaraan. [ayu]