*Hari ini Gelar Deklarasi Doa dan Puasa
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Untuk membangun Papua dalam berbagai bidang, baik bidang keagamaan,politik,pendidikan,kesehatan, ekonomi dan bisnis (holistic),maka sangat dibutuhkan adanya intervensi Allah untuk menyelesaikannya. Sebab, tanpa campur tangan Tuhan, Papua akan terus dalam masalah sebagaimana yang terjadi belakangan ini.
Meskipun Otsus sudah diberikan oleh pemerintah pusat, namun belum mampu menjawab permasalahan Papua, buktinya Papua tetap saja bergolak. Karena itu, solusi yang diyakini tepat di tahun 2019 ini, yakni memohon intervensi Allah untuk pembangunan di Papua.
Demikian diungkapkan Hambah Tuhan senior, Pdt.Lipiyus Biniluk, M.Th yang juga sebagai Ketua FKUB Provinsi Papua dalam menyikapi perkembangan yang terjadi belakangan ini di Papua.
“Sebagai Hambah Tuhan berkeyakinan dengan adanya intervensi Allah, maka kuasa Tuhan yang Dashyat itu membuat Papua akan aman dan damai di tahun 2019 ini,”katanya kepada Papuasatu.com, di Jayapura, Kamis (10/1),kemarin.
Sebagai hambah Tuhan sangat yakin dan percaya bahwa kalau Tuhan intervensi,maka tidak ada masalah di Papua yang tidak bisa diselesaikan, itu sebabnya perlu adanya komitmen bersama dari semua umat di tanah ini melalui Doa dan Puasa memohon pertolongan Tuhan lewat kuasaNya yang Dahsyat itu, karena bagi Tuhan tidak ada perkara yang mustahil.
Untuk itu, masih dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2019, hari ini Jumat(11/1) pukul. 16.00 bertempat di kediamannya di Sentani akan digelar Deklarasi Doa dan Puasa, bertajuk menuju Papua Aman dan Damai di tahun 2019, khusus dalam menghadapi Pilpres dan Pileg dengan melibatkan berbagai elemen di Papua.
Digelarnya Deklarasi Doa dan Puasa ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus kepeduliannya terhadap permasalahan di Papua dan juga bangsa Indonesia. Sejumlah pejabat penting Papua akan memberikan sambutan dalam acara Deklarasi doa dan puasa, antara lain, Gubernur Papua, Pangdam, Kapolda, Ketua KPU Papua,Ketua Bawaslu dan Ketua PGGP. Sedangkan yang diundang Forkopimda Provinsi paua, Tokoh Agama,Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan masyarakat umum. [sn/sony]