Pesan Natal Walikota Jayapura : Tuhan Rindu Melihat Kita Hidup Harmonis

0
154
Walikota Jayapura, Dr Drs Benhur Tomi Mano, MM saatbmenyampaikan pesan natalnya pada natal bersama di GOR Waringin Kotaraja, Jum'at (13/12)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Walikota Jayapura, Dr Drs Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan pesan natalnya pada natal bersama yang digelar Pemerintah Kota Jayapura bersama ASN, DPRD, TNI/Polri, Seluruh Forkopimda dan masyarakat Kota Jayapura di GOR Waringin Kotaraja, Jum’at (13/12) malam.

“Tuhan rindu melihat kita hidup harmonis, Tuhan sayang hamba-Nya yang menghargai perbedaan, sebab perbedaan itu milik Tuhan bukan milik manusia,” pesannya.

Mengangkat thema natal ‘Hidup Sebagai Sahabat’, menurut BTM sapaan akrab Walikota Jayapura, manusia harus hidup berdampingan satu sama lain.

“Oleh karena itu janganlah kamu membeda-bedakan satu sama lain karena itu sama halnya kamu tidak memiliki iman,” ucapnya.

Ia ingin adanya kerukunan dalam masyarakatnya agar tercipta kedamaian dan keharmonisan serta menimbulkan rasa aman.

“Maka sebagai umat-Nya memaknai Natal sebagai sahabat bagi semua orang untuk menunjukan tanda-tanda kerajaan Allah yang bisa kita tandai seperti yang pertama, yakni hidup sederhana di mana kota sebagai seorang pengabdi Negara harus bisa hidup bersosial di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Dilanjutkan, natal adalah peristiwa biologis kelahiran Yesus Kristus sebagai manusia untuk mewujudkan tanda-tanda Allah.

Sehingga natal bukan hanya sebagai perayaan kelahiran Yesus sebagai sang juru slamat akan tetapi makna sorgawi bahwa Tuhan ingin memperlihatkan sebuah peradaban iman.

Dalam pesan dan kesan natal, ia juga meminta agar seluruh ASN, TNI/Polri dan forkopimda melalukan pelayanan yang baik sesuai dengan tupoksi.

“Harus melayani dengan hati sesuai profesi masing-masing karena hal itu sesuai dengan motto kota Jayapura ‘satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan’,” tuturnya.

Kemudian ia juga meminta agar menjadi teladan yang penuh kesederhanaan seperti Yesus yang lahir di kandang domba. “Hidup bersahaja. Belajar dari Yesus dan murid-Nya, jangan bergelimang harta karena itu akan memicu perilaku menyimpang,” tutupnya. [ayu]