Wali Kota Jayapura Harap Kehadiran Literasi Ebenhaezer Tingkatkan Minat Baca Siswa

0
220
Caption : Wali Kota Jayapura saat melaunching Kelas Literasi Ebenhaezer didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Ketua Alumni Peduli Pendidikan Yoka
Caption : Wali Kota Jayapura saat melaunching Kelas Literasi Ebenhaezer didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Ketua Alumni Peduli Pendidikan Yoka

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Wali Kota Jayapura, Dr Drs Benhur Tomi Mano, MM meresmikan Kelas Literasi Ebenhaezer di Kampung Yoka, Disrik Heram-Kota Jayapura, Sabtu (13/7/2019).

Pada Kesempatan Itu, Wali Kota Jayapura menyampaikan terimakasih kepada ikatan Alumni Peduli Pendidikan Yoka yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota untuk mendirikan kelas literasi guna mengajari anak-anak membaca, menulis bahkan berhitung.

Ia berharap melalui kelas literasi, minat membaca anak yang saat ini minim bisa meningkat.

“Literasi pada umumnya mengenai membaca. Saya harap minat baca semakin meningkat, karena saat ini anak-anak lebih banyak tertarik bermain handphone daripada membaca,” harapnya.

Selain melalui kelas literasi, Benhur juga menjelaskan bahwa peran orang tua sangat dibutuhkan.

Senada dengan itu, Ketua Alumni Peduli Pendidikan Yoka, Baltazar Kreuta, SE, M.Si juga ungkapkan bahwa peran orang tua sangat dibutuhkan bagi kemajuan pendidikan anak. “Mungkin saat ini banyak yang belum sadar bahwa pendidikan itu bermula dari keluarga, bukan guru maupun pihak luar. Kalau orang tua aktif, saya rasa anak pasti cepat maju,” ungkapnya.

Diakui, kendala yang kerap kali ditemui adalah kurangnya perhatian dari orang tua kepada anak. “Seharusnya anak setelah pulang sekolah, orang tua memberikan perhatian kepada anak dengan cara mengulang pelajaran sehingga tahu kemampuan anak dan mana yang harud dibenahi dari anaknya,” akunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dr. Fahruddin Pasolo, M.Si menyambut baik launching Literasi Ebenhaezer. “Ini tandanya ada keterlibatan masyarakat terkait dengan dunia pendidikan, tentang bagaimana kita mencerdaskan anak-anak bangsa. Saya salut,” ujarnya.

Terlebih lagi secara historis, hampir semua pejabat di Papua pernah mengenyam pendidikan di Yoka. “Dulu ada Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) dan pa Wali Kota Jayapura sendiri juga alumni dari APDN sehingga beliau mau prestasi pendidikan tetap dipertahankan. Ini bisa jadi dorongan agar anak-anak harus bisa pertahankan pendidikan yang baik,” tutupnya. [ayu]