
Caption : Walikota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Dwi Arif Darmanto, saat menggunting pita sebagai tanda dilauncingnya Pelayanan 24 jam Puskesmas Twano, Selasa (20/02/2018). (Moza/PapuaSatu.com)
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Jayapura, Walikota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano MM kembali melaunching pelayanan 24 jam pada Puskesmas Twano, sekaligus meresmikan jalan masuk Puskesmas Percontohan, pada Selasa (20/02/2018).
Peresmian Jalan Masuk dan Lauching Pelayanan 24 Puskesmas Twani Entrop sekaligus dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-108 Kota Jayapura dan hari Pekabaran Injil di Tanah Tabi.
Walikota dalam arahannya menyampaikan, Pemerintah Kota Jayapura mempunyai komitmen dalam melayani masyarakat. Hal ini terbukti dengan terus digenjotnya peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Jayapura, bahkan satu item dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 78,85 dan paling tertinggi di Papua termasuk bertambahnya angka harapan hidup manusia kian naik ke 70,8.
” Terima kasih Kapus Twano yang punya tekat, punya komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga pada hari ini kita sudah siap melayani masyarakat dalam 24 jam walaupun masih ada keterbatasan,” ujar Walikota.
Ia menuturkan, ke depan Pemerintah Kota Jayapura akan melakukan penambahan tenaga dokter guna memaksimalkan pelayanan kesehatan Puskesmas Twano termasuk persiapan tenaga untuk Rumah Sakit Kota Jayapura yang dibangun di Muara Tami.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Dwi Arif Darmanto menyampaikan, sejak tanggal 1 Januari 2018 Puskesmas Twano telah melakukan pelayanan 24 jam, namun baru di launching sekarang bersamaan dengan diresmikannya jalan masuk Puskesmas Twano.
Untuk itu, dengan difungaikannya jembatan yang merupakan akses jalan masuk ke Puakeamas maka diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta para medis di Puskesmas Twano termasuk pembuatan selaser yang menghubungkan gedung utama dengan ruang Apoltik, Lap serta pelayanan lainnya yang terus dibenahi.
Dwi Arif menjelaskan, sejak beroperasi pada Tahun 2016 tingkat kunjungan pasien ke Puskesmas yang akan dijadikan sebagai Puskesmas unggulan telah mencapai lebih dari 100 orang per-hari .
Oleh karena itu, pihak Puskeamas Twano terus melakukan pembenahan secara bertahap dalam memberikan pelayanan, seperti melayani pemeriksaan ibu hamil yang telah menggunakan Ultrasonografi (USG). ” kita komitmen akan layani 24 jam. kita telah efaluasi dan mereka telah menyampaikan kondisi realnya,”kata Arif.
Lebih lanjut disampaikan Arief, bahwa dengan dilaunchingnya pelayanan kesehatan 24 jam di Puskeamas Twano, maka sudah 7 Puskesmas di Kota Jayapura telah melakukan pelayanan kesehatan 24 jam.
Bahkan, sambung Arif, Pemerintah Kota Jayapura terus menggenjot agar 13 puskesmas lainnya dapat melakukan pelayanan kesehatan 24 jam pada Tahun 2018 ini.
” tahun ini memang harus serempak. kita akan pacu terus, kelemahannya kita adalah kekurangan tenaga dokter yang mendamping karena sesuai arahan walikota untuk tidak boleh hanya perawat saja yang ditwmpatkan untuk melakukan pelayanan,” ujarnya.[moza/loy]










