DPP Demokrat Nilai Pernyataan PDIP Tergesa – Gesa

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menilai pernyataan terlalu cepat dan tergesa-gesa mengklaim jagoannya menang berdasarkan data sumir yangg dirilisnya hanya 19.9% jumlah TPS setara dengan 1000-an TPS dari 9.200 TPS.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan XIII tidak benar dan bantah pernyataan,Sekjen PDIP, Hasto yang menyebut di Papua jagoannya unggul karena hasil pilkada di Papua yang proses penghitungannya masih berjalan dan menunggu selesainya dilakukan semua proses tahapan pilgub di Papua.

“Dari 19,9 % TPS itu baru diunggah 404.269 suara. Sementara data yang real dicatat di pusat tabulasi data Partai Demokrat sudah dihitung 1.110.612 suara yang masuk. Data suara masih terus dihitung dengan sisa suara 2.300.695 yang belum masuk,” kata Hinca Pandjaitan dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Sebelumnya, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengklaim jagoannya yakni pasangan Jhon Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (Josua) unggul sementara dalam pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Papua.

Sementara itu berdasarkan hasil hitung cepat versi tim LUKMEN hingga pukul 13.30, jumlah suara LUKMEN sudah masuk sebanyak 736.167 suara.

“Ini belum sampai setengah. Kita optimis data ini cukup valid  karena tim juga berdasarkan data dari form C1 yang sudah ditanda tangani saksi,” kata Ketua tim koalisi Papua Bangkit Jilid II di Jayapura, Sabtu (30/6/2018).

Jumlah ini telah termasuk dari tiga kabupaten yaitu Mamberamo Tengah, Puncak dan sebagian Jayawijaya (suara diatas 85 persen). Namun sebagian besar kabupaten di wilayah pegunungan yang menjadi kantong LUKMEN belum masuk termasuk wilayah Mee Pago seperti Mimika, Paniai dan Dogiyai.

“Ini merupakan basisnya LUKMEN, dan kami berharap bisa dimaklumi karena kondisi wilayah dari distrik ke kabupaten memerlukan transportasi, dan semua harus dilayani pesawat, sehingga kita juga masih menunggu,” katanya. [piet]