Masyarakat Kampung Yammua Tolak Berita Hoax, Rasisme, Miras dan Narkoba

Bupati Keerom MUH Markum, Forkompinda Keerom dan Para Pemuda Kampung Yammua Arso 6, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom menolak dengan tegas segala bentuk Hoax, Rasisme, Miras dan Narkoba, Sabtu (26/10/19).

KEEROM, PapuaSatu.com – Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke- 91 Tahun 2019, Pemerintahan Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom menyelanggarakan hiburan, talk show dan diskusi kepemudaan.

Iven yang mengambil tema “Mempererat Persaudaraan di Beranda Depan NKRI”, digelar di Halaman Kantor Kampung Yammua, Sabtu (26/10/19).

Plt. Kepala Kampung Yammua Arso 6, Jubelius Purba, SH menegaskan, seluruh masyarakat di Kampung Yamua telah sepakat untuk melakukan komitmen bersama melawan berita Hoax, Rasisme, Miras dan Narkoba di wilayah Kabupaten Keerom.

Sehingga diharapkan pemuda di Kampung Yammua dapat menjadi pemuda yang bersatu dan dapat menciptakan lapangan kerja yang berinovasi.

Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM memberikan apresiasnya kepada Karang Taruna Kampung Yammua yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, khususnya dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke- 91 Tahun 2019.

“Momen ini sebagai bentuk kaum milenial untuk melawan berita- berita Hoax, Rasisme, Radikalisme, Miras dan Narkoba, khususnya Ganja untuk kita tolak bersama-sama,” ujar Markum.

Disamping itu, kata bupati, sampai saat ini situasi Kabupaten Keerom aman dan terkendali, berkat kebersamaan dalam menjaga wilayah Kabupaten Keerom yang tetap aman.

Untuk itu diharapkan kaum pemuda di Kabupaten Keerom menjauhi Miras dan Narkoba, karena Miras dan Narkoba dapat menghacurkan komponen tubuh dan menghancurkan generasi mudah kedepan.

“Miras dan Narkoba stop, lebih baik membuat kegiatan- kegiatan posistif dari pada mengkomumsi Miras maupun Narkoba,” tandasnya. [alv]