Grebek Transaksi Senjata Api, Polda Papua Tangkap Tiga Warga Sipil dan Satu Oknum Polri

Caption : Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, saat menunjukan foto tersangka pemilik senjata api dalam keteranganya di lapangan upacara Mapolda Papua, Kamis (30/01/2020)
Caption : Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, saat menunjukan foto tersangka pemilik senjata api dalam keteranganya di lapangan upacara Mapolda Papua, Kamis (30/01/2020)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Aparat Direktorat Reskrim Umum Polda Papua menggerebek transaksi jual beli senjata Api di salah satu tumah di Perumahan BTN Gajah Mada, Sentani, Kabupaten Jayapura,  Papua, Senin (27/01/2020).

Dari hasil penggerebekkan itu, polisi berhasil mengamankan tiga warga sipil JJS, NT, YN dan oknum anggota Polri berinisial MW berpangkat Brigadir Polisi.

Selain mengamankan empat pelaku, aparat juga mengamankan satu pucuk senjata api Jenis AK 47 dengan nomor resi 56120524 beserta dua magazine dan 12 butir amunisi, serta uang tunai Rp 55 juta.

Juru bicara polda Papua Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi di Mapolda Papua, membenarkan adanya penggerebekan dugaan transaksi senjata di wilayah Sentani, Jayapura tersebut.

“Ya, benar ada empat orang yang diamankan dan dari hasil pengembangan tiga ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing beirninsial JJS, NT dan YN,” kata Kamal, Kamis (30/01/2020).

Sementara untuk MW yang merupakan oknum polri, Kamal menegaskan bahwa MW tidak terlibat dalam kasus tersebut. “Ada informasi rekan-rekan wartawan terkait keterlibatan anggota Polri, itu  tidak benar,” katanya.

Kamal mengakui bahwa MW saat itu tengah berada di lokasi karena tengah bertamu, tapi tidak terlibat

Disinggung soal dugaan salah satu warga sipil yang ditangkap merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata?, Kamal menyatakan masih mendalaminya termasuk asal usul senjata AK-47 yang diamankan di lokasi.

“Kami masih dalami, kita (Polri) kan punya AK-47, TNI juga AK-47, kasus di Aceh dan Ambon juga ada AK-47,” pungkasnya.

Berdasarkan penyelidikan awal, Kamal membeberkan senjata ini milik JJS yang akan dijual kepada NT. Rencananya senjata ini akan dibawa ke Yahukimo oleh NT. “NT ini warga Yahukimo, sedangkan YN ini pengemudi mobil dan turut kami amankan,” pungkasnya. [loy]