Jalan Raya Kemiri- Doyo Lama Jadi Tumpukan Sampah

SENTANI, PapuaSatu.com – Warga Kota Sentani dan sekitarnya mengeluhkan keberadaan tempat penampungan sampah (TPS) liar, hingga selokan sepanjang jalan Kemiri-Doyo Lama, distrik Sentani kabupaten Jayapura ini tertutup.

Akibat tumpukan sampah itu menyebabkan aroma tidak sedap bagi setiap pengendara baik roda dua maupun roda empat yang lalu lalang melewati jalan raya tersebut, baik dari arah Kota Sentani maupun dari arah Doyo lama.

Dari hasil yang diperoleh Papuasatu bagi setiap pengendara yang lewat mengaku kesal dan merasa tidak nyaman dengan bau menyengat sampah. Bahkan baunya mencapai radius 100 meter lebih, befitupn pejalan kaki.

“Orang yang buang sampah di sini rata-rata buang sampah pada malam hari di saat aktivitas lalu lalang kendaraan mulai berkurang. Orang yang buang juga tidak punya kesadaran,” ujar salah satu pengendara, Petrus Bano, Kamis (21/9/2017).

Dirinya menuturkan, idealnya harus ada pantauan langsung atau setidaknya ada pemberitahuan dari dinas terkait yang dapat di tancap di sepanjang jalan guna menyadarkan warga bahwa sisi jalan bukan tempat sampah.

“Kami berharap suapaya sampah-sampah yang sudah dibuang ini dapat di bersihkan oleh petugas kebersihan sekaligus membentangkan larangan buang sampah supaya warga tidak membuang sampah lagi di sini,” imbuhnya.

Dirinya juga mengharapkan supaya warga yang sering membuang sampah di sepanjang jalan Kemiri-Doyo Lama untuk mengehentikan tindakan membuang sampah sembarangan.
“Jadilah warga kota yang baik, yang sadar akan pentingnya kebersihan dan keindahan kota dengan membuang sampah pada tempatnya.(piet/nius)