
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Vaksinasi untuk covid-19 terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua bersama seluruh steakholder yang ada. Secara keseluruhan di Papua, pencapaian vaksin Sinovac dari 224.100 dosis, sudah diberikan ke masyarakat sudah mencapai 82 persen.
“Masih sisa 18 persen untuk pemberian vaksin Sinovac yang dimana vaksin tersebut diperuntukkan kepada tenaga medis, pelaku usaha, lansia pejabat publik dan masyarakat. Pencapaian 82 persen itu sekitar 184.205 suntikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Roby Kayame, SKM, M.Kes kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (27/4) pagi
Sedangkan untuk vaksin AstraZeneca, sesuai juknis dari pusat, vaksin tersebut diperuntukan khusus untuk petugas keamanan yakni TNI/Polri. “Vaksin AstraZeneca tersebut kita dapat sebanyak 5.000 dosis, pencapaiannya sendiri sudah 75,3 persen yaitu 3.763 dosis,” ujarnya.
Namun Roby akui, banyak kabupaten yang telah menerima vaksin, tapi belum menghabiskan. Maka pihaknya mendorong agar kabupaten yang belum menghabiskan, jangan lagi meminta stok vaksin, tetapi habiskan dulu yang ada.
“Kita juga mengecek Kabupaten yang progressnya tidak jalan, kita geser ke Kabupaten terdekat. Untuk pencapaian, hampir semua di Papua sudah jalan luar biasa. Bagusnya di Papua karena pasca imunisasi tidak menunjukkan tanda-tanda Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti alergi dan demam,” akunya.
Kabupaten/Kota yang mengalami pencapaian diatas rata-rata yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Asmat dan Kabupaten Keerom. Tetapi kabupaten yang masih minim atau kategori merah adalah Kabupaten Dogiay.
“Kendalanya disana adalah dukungan dari Pemda sangat minim, kemudian animo masyarakat masih besar, jadi kita perlu sosialisasi,” tukasnya. [ayu]










