
SENTANI, PapuaSatu.com – Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura), Jack Puraro meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap penangungjawab pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang belakangan ini banyak menuai aksi protes terkait honor para relawan, wartawan, dan pihak ketiga lainnya.
“Kami minta, KPK tangakap saja penanggungjawabnya (PB PON XX Papua),” katanya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (05/12).
Menurut dia, anggaran yang telah disiapkan untuk menyukseskan pelaksanaan PON XX Papua mulai dari penyediaan lahan, infrastruktur, dan biaya para relawan, tenaga medis, wartawan hingga pihak ketiga, seperti angkutan taxi atau pun lainnya, sudah diberikan oleh pemerintah pusat lewat berbagai sumber pendanaan, tetapi hingga kini masih menyisakan persoalan di tengah masyarakat.
“Anggaran-anggaran dari panitia yang belum terbayarkan (PON XX) baik itu juga Peparnas terkait relawan-relawan katanya belum dibayar itu, patut diduga bagian-bagian dalam kasus korupsi juga,” katanya.
Untuk itu, Jack meminta kepada pemerintah lewat institusi teknis terkait, mulai dari Polri, Kejaksaan hingga KPK untuk segera turun selidiki terkait persoalan yang baru saja mengharumkan nama Papua dalam event empat tahunan itu.
“Saya harap dan himbau bahkan memberikan dukungan penuh untuk segera ditangkap diperiksa dan dipenjarakan bila perlu dimiskinkan, demikian,” katanya.[yat]










