
SENTANI, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali mengoptimalkan program literasi digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Orang Asli Papua (UMKM OAP) di Wilayah Pembangunan I, II, dan III.
Kegiatan bertajuk “Optimalisasi Literasi Digital UMKM OAP” digelar Rabu, 3 Juni 2026, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.
Acara ini menjadi tindak lanjut evaluasi pasca peluncuran aplikasi marketplace OAP Shop pada Agustus 2025 lalu. Tujuannya meningkatkan pemahaman dan kemampuan UMKM OAP dalam memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha.
Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, MKP, membacakan sambutan Bupati Jayapura dalam pembukaan kegiatan.
Ia menegaskan digitalisasi merupakan kunci penguatan ekonomi kerakyatan.
“Digitalisasi bermanfaat mendorong dan meningkatkan keaktifan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam aplikasi OAP Shop. Ini adalah langkah strategis agar produk-produk unggulan OAP bisa menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di Kabupaten Jayapura,” ujar Abdul Rahman.
Ia menjelaskan, aplikasi OAP Shop telah di-launching pada tahun lalu. Pada bulan Agustus 2025 telah dilaksanakan launching dan pelatihan penggunaan aplikasi OAP Shop bagi UMKM di tiga wilayah pembangunan secara serentak.
“Namun setelah dilakukan evaluasi, masih terdapat kekurangan-kekurangan untuk dapat mendorong atau mendukung keberlanjutan dalam rangka pelaksanaan dan platform marketplace digital bagi UMKM di Kabupaten Jayapura,” lanjutnya.
Kekurangan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan hari ini. Abdul Rahman menyebut fokus utama optimalisasi adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan teknis bagi UMKM di Wilayah Pembangunan I, II, dan III.
“Hal-hal yang menjadi permasalahan tersebut pada hari ini dilaksanakan optimalisasinya. Bagaimana meningkatkan pemahaman pengetahuan bagi UMKM di tiga wilayah tersebut agar OAP Shop benar-benar menjadi rumah bersama produk OAP,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri puluhan pelaku UMKM OAP dari Sentani, Kemtuk, Depapre, dan wilayah lain di Kabupaten Jayapura.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapat sesi praktik langsung penggunaan fitur OAP Shop, mulai dari registrasi, upload produk, hingga transaksi digital. Pemkab Jayapura menargetkan melalui penguatan literasi digital ini, jumlah UMKM OAP yang aktif berjualan di OAP Shop meningkat signifikan serta produk lokal Papua bisa lebih kompetitif di pasar digital nasional.[yat]










