
JAYAPURA, PapuaSatu.com — Tugu Pendidikan yang terletak di Lingkaran Atas Kelurahan Kotabaru, Distrik Abepura kini tampak lebih indah dan megah, serta lebih terang bila malam hari.
Hal itu setelah Sumber Makmur Group yang salah satu unit usahanya adalah Sumber Makmur Supermarket resmi mengambil tanggung jawab penuh untuk merawatnya.
Sebagai tanda selesainya rehab, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MM., pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Tugu yang direhabilitasi dengan dukungan CSR dari Sumber Makmur Group ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Jayapura sebagai “Kota Pendidikan”.
Dalam sambutannya, Wali Kota Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada pihak Sumber Makmur Group yang merupakan badan usaha milik Rudy Maswi yang telah berkontribusi dalam rehab tugu tersebut.
“Ini luar biasa, terima kasih Pak Rudi, terima kasih sudah direhab, dan saya rasa saya percaya bahwa tugu ini adalah tugu pendidikan. Jadi di sini, di Kota Jayapura adalah Kota Pendidikan,” ujar Dr. Abisai Rollo.
Ia menegaskan perbedaan fungsi Tugu Pendidikan Abepura dengan Bundaran HI di Jakarta. Menurutnya, tugu ini tidak diperuntukkan sebagai tempat berkumpul untuk aksi demonstrasi.
“Jadi ini bukan Bundaran Hotel Indonesia (HI) ya. Kalau HI itu tempat berkumpul orang kalau mau demo. Untuk ke depan, saya harap, tugu ini bukan tempat untuk berkumpul orang demo. Ini tugu untuk menunjukkan kepada kita, jati diri kita bahwa ini tugu pendidikan dan Kota Jayapura menjadi kota pendidikan buat kita semua yang ada di tanah Papua,” katanya.
Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Papua, baik dari Papua Induk, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat, maupun Papua Barat Daya untuk menjadikan Kota Jayapura sebagai pusat studi.
“Dengan demikian kita jaga bersama kota ini biar indahnya tugu ini tetap kita jaga sehingga Kota Jayapura menjadi kota pendidikan berkesan buat kita semua,” lanjutnya.
Dr. Abisai Rollo juga berbagi kisah pendidikannya yang dimulai dari SD di Abepura, SMP Abe Pantai, STM Kotaraja, hingga STM Tomohon, Sulawesi Utara.
Menurutnya, pendidikan adalah kunci hingga ia bisa menjabat sebagai Wali Kota Jayapura saat ini.
Wali Kota Ia juga mengajak perusahaan lain di Kota Jayapura untuk meneladani kepedulian serupa.
“Saya harap kepada yang lain-lain memiliki kepedulian sama. Kalau ada dua atau tiga orang yang peduli, kota ini akan lebih maju karena selalu memperhatikan dan berkorban untuk melakukan apa ya bisa dilakukan membantu Pemerintah Kota mengindahkan Kota Jayapura ini,” pungkasnya.
Jordy Maswi, selaku owner Sumber Makmur Group mengungkapkan proses rehab yang dilakukannya adalah setelah tercapai kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Kota Jayapura pada 16 Juli 2026 lalu.
“Jadi kita ada koordinasi dengan pemerintah kota untuk rehabilitasi tugu ini,” ungkapnya.
Dalam hal ini, disepakati bahwa rehab Tugu Pendidikan Abepura maupun perawatan kedepannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sumber Makmur Group.
Dengan latar belakang image yang kurang baik, yakni sempat disebut sebagai ‘Lingkaran Setan’ karena dahulunya menjadi tempat mabuk-mabukan, kini diubah menjadi lebih indah dan lebih terang dalam 24 jam.
Hal itu dengan pemasangan empat buah lampu di atas tugu yang tersambung dengan genset miliki Sumber Makmur Supermarket, yang memiliki sistem otomatis menyala ketika aliran listrik PLN mengalami gangguan.
“Jadi karena dari Pak Wali juga motonya adalah supaya Jayapura terang, jadi disitu kita pasang lampu, kita perbaiki dia punya lingkaran, kita bikin setnya yang bagus supaya lingkaran ini bukan lagi dari tempat kumpul minum dan lain-lain yang negatif,” ujarnya.
Jordy berharap kepada masyarakat, terutama anak muda di sekitar untuk bersama-sama merawat dan menjaga tugu pendidikan tersebut.[yat]










