Latihan Selesai, Gubernur Minta Pengabdian Paskibraka Tak Pernah Berakhir

JAYAPURA, PapuaSatu.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menutup rangkaian pemusatan pendidikan dan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Papua Tahun 2026 di Kota Jayapura, Rabu (19/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri mengapresiasi ketangguhan para anggota Paskibraka yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

“Saya lihat dari kemarin, mulai dari pengukuhan tanggal 16, upacara, dan saya mendapat laporan dari masa latihan sampai dengan tidur di hotel mendapat gangguan, tapi kalian adalah putra-putri tangguh,” ujar Fakhiri.

Fakhiri menyebut para anggota Paskibraka tetap mampu menjalankan tugas meski menghadapi berbagai tantangan selama pemusatan latihan. Bahkan, sebagian peserta sempat mengalami gangguan kesehatan.

“Kalian patut mendapat acungan jempol. Kalau semua generasi Papua seperti begini, tentunya kami akan menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh untuk membangun Papua,” katanya.

Menurut ia, pemusatan pendidikan dan latihan Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan pasukan pengibar bendera, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter generasi muda.

Para peserta dibekali nilai disiplin, loyalitas, kepemimpinan, kerja sama, wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalian adalah teladan bagi generasi muda Papua. Jadikan pengalaman selama mengikuti pendidikan dan latihan ini sebagai bekal hidup,” tegasnya.

Fakhiri juga mengingatkan para Paskibraka untuk terus menjaga integritas, persaudaraan, kedamaian, serta kecintaan terhadap tanah air.

“Tugas kalian boleh berakhir hari ini, tetapi pengabdian kalian kepada Papua dan Indonesia tidak akan pernah berakhir,” tegasnya lagi.

Penutupan kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pendidikan dari Gubernur Papua berupa dana sebesar Rp5 juta dan satu unit laptop kepada setiap anggota Paskibraka.

Fakhiri menegaskan, pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Papua Cerah, yakni Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.[redaksi]