Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kebugis Kota Jayapura Tekankan Kerukunan dan Pelestarian Budaya

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kerukunan Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) Kota Jayapura menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 M, dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Generasi yang Beriman dan Berakhlak Mulia.”

Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustaz H. Burhanuddin, S.Pd.I., dan dihadiri para sesepuh masyarakat Sidrap, pengurus Kebugis, ketua-ketua pilar, tokoh masyarakat serta keluarga besar Kebugis Kota Jayapura.

Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembacaan susunan kepengurusan Kebugis Kota Jayapura yang baru.

Ketua umum Kebugis Kota Jayapura, Hj. Asriyani, SE dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.

Ia mengatakan, peringatan Maulid tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh anggota Kebugis untuk mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita datang menghadiri acara Maulid ini untuk mendapatkan hikmah. Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh Ustaz nantinya dapat menjadi berkat dan membawa hikmah bagi kita semua,” ujar Hj. Asriyani.

Pada kesempatan itu,  Hj Asriyani menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah, H. Irwan bersama istri, seluruh panitia, anggota Kebugis Sidrap, serta para donatur yang telah membantu sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Hj. Asriyani yang juga merupakan anggota DPRK Kota Jayapura dari Fraksi PKS daerah pemilihan Jayapura Selatan itu menegaskan komitmennya untuk menjaga dan memperkuat kerukunan masyarakat di Kota Jayapura.

Saya terbuka untuk seluruh masyarakat di Kota Jayapura. Apabila ada aspirasi atau hal yang ingin disampaikan, silakan datang ke kantor maupun ke rumah saya,” katanya.

Menurutnya, membangun organisasi dan kerukunan bukanlah pekerjaan yang mudah. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama membangun Kebugis agar semakin maju, solid dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta dukungan dari Ketua KKSS Kota Jayapura, H. Junaedi Rahim, serta seluruh ketua pilar dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun kerukunan di Kota Jayapura.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Provinsi Papua dari PartainPKS, H. Junaedi Rahim, IAI, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus terbentuknya kepengurusan Kebugis Kota Jayapura.

Ia menyampaikan dukungan penuh agar Kebugis Kota Jayapura dapat berkembang dan sejajar dengan pilar-pilar kerukunan lainnya yang telah lebih dahulu terbentuk dan berkembang.

Junaedi Rahim juga menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Hj. Asriyani bersama jajaran pengurus, Kebugis Kota Jayapura dapat semakin besar dan mampu menghimpun masyarakat Sidrap yang berada di berbagai wilayah Kota Jayapura.

“Harus disosialisasikan bahwa ada Kebugis di Kota Jayapura, sehingga masyarakat Sidrap yang berada di Hamadi, Entrop dan wilayah lainnya dapat mengetahui dan bergabung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat organisasi melalui struktur dan wadah yang jelas, termasuk menjalin koordinasi dengan KKSS sebagai bagian dari pembinaan kerukunan masyarakat Bugis di Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Junaedi juga mengingatkan pentingnya menjaga tiga hal dalam kehidupan bermasyarakat, yakni kebangsaan, agama dan budaya.

Menurutnya, nilai kebangsaan diwujudkan dengan menaati aturan pemerintah dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa. Sementara nilai agama diwujudkan dengan menjalankan ajaran agama, sedangkan budaya harus terus dilestarikan sebagai identitas masyarakat.

“Ketiganya harus berjalan bersama. Kebangsaan, agama dan budaya harus kita jaga untuk menciptakan harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak pengurus Kebugis untuk aktif membantu warga yang mengalami musibah, baik kebakaran maupun bencana lainnya.

“Semoga dengan memperingati hari besar Nabi Muhammad SAW ini, kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.

Maulid Perdana Kebugis Kota Jayapura

Sementara itu, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW mengatakan, kegiatan tersebut merupakan peringatan Maulid perdana yang dilaksanakan oleh Kerukunan Kebugis Kota Jayapura.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangkitkan semangat kebersamaan serta memperkuat kerukunan masyarakat Bugis, khususnya warga Sidrap yang berada di Kota Jayapura.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.

Dalam susunan kepengurusan yang dibacakan pada kegiatan tersebut, Hj. Asriyani dipercaya sebagai Ketua Umum Kebugis Kota Jayapura, Saharuddin sebagai Sekretaris, dan Hj. Andi Enseng sebagai Bendahara.

Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Busran. S. Kom, Bidang Hubungan Masyarakat, H. Alle Mappa, Bidang Hukum dan HAM, Parman Makkaray, SH, Bidang Penggalian Dana, Hj Muliyani, Bidang Pemuda dan Olahrga, Andi Aidil, Bidang Pendidikan dan Kerohanian, H. Abdul Malik, BA.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, keluarga besar Kebugis Kota Jayapura diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan serta berkontribusi dalam membangun Kota Jayapura yang aman, rukun dan harmonis.

Pada kesempatan ini, Saharuddin menyempatkan diri untuk membacakan susunan kepengurusan Bugis Sidrap Kota Jayapura.

Dimana kepengurusan sebelumnya telah berakhir masa baktinya, sehingga perlu dilakukan pembentukan dan penyegaran kembali kepengurusan yang baru.

“Setelah susunan kepengurusan terbentuk, kami akan segera melaksanakan proses pelantikan, ” ujarnya.

Melalui momentum ini, Saharuddin mengajak seluruh warga Bugis, khususnya Bugis Sidrap yang berada di Kota Jayapura, untuk kembali bersatu dan mempererat tali silaturahmi serta kerukunan.

“Kami berharap kepengurusan yang baru nantinya dapat membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan kerukunan warga Bugis Sidrap di Kota Jayapura, sehingga organisasi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.  (Ly)