
JAYAPURA , PapuaSatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak dini melalui penguatan budaya menabung dan edukasi pengelolaan keuangan kepada pelajar.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Provinsi Papua yang dilaksanakan di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura, Kamis.
Kepala OJK Provinsi Papua Fatwa Aulia dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan literasi keuangan kepada Pelajar merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial.
“Melalui kegiatan Hari Indonesia Menabung ini, kami berharap para pelajar dapat membangun kebiasaan menabung sejak dini, semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak dan aman, sehingga dapat mewujudkan generasi muda yang cerdas secara finansial menuju Indonesia Emas,” ujar Fatwa.
Kegiatan HIM Tahun 2026 dilaksanakan melalui seremonial pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) bagi peserta sebagai bentuk penguatan budaya menabung sejak dini, serta kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, serta pemanfaatan layanan keuangan.
Pemerintah Provinsi Papua mendukung upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar, sebagai bagian dari sinergi dalam membangun generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dalam memberikan edukasi dan pembekalan pengetahuan serta keterampilan keuangan kepada pelajar sejak dini.
Kegiatan ini mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” yang diikuti oleh Pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dan melibatkan Industri Jasa Keuangan di Kota Jayapura.
Pelaksanaan HIM Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan pelajar di Papua untuk mewujudkan generasi muda Papua yang cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
OJK Provinsi Papua akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendorong pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak dan aman.[redaksi]










