Babinsa 1705-03/Waghete Latih Siswa-Siswi Baris Berbaris

652

WAGHETE, PapuaSatu.com – Anggota Koramil 1705-03/Waghete Sertu Laode Insani, Hari Selasa (17/10/2017) memberikan pelatihan Pelatihan Baris Berbaris  yang diikuti 50 orang siswa siswa – siswi dari SMP Negeri 1 Waghete dan Siswa – siswi SD Negeri 1 Waghete Kab. Deiyai, bertempat di SMP Negeri 1 Waghete.

Sertu Laode Insani mengatakan kegiatan pelatihan baris berbaris tersebut sebagai salah satu upaya melatih kedisiplinan, sebagai bekal dasar pembentukan sikap dan karakter cinta tanah air.

“Pembentukan karakter generasi muda bangsa adalah tujuan utamanya, didasari dengan kedisiplinan dan ketekunan oleh seluruh peserta yang terdiri dari putra-putri bangsa yang berdedikasi, pola pikir dan bertingkah laku terpuji,” ungkapnya dalam pers release yang diterima PapuaSatu.com, Selasa (17/10/2017).

Kegiatan ini juga sebagai upaya melatih kedisiplinan untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja, serta memberikan pelatihan mental dan fisik kepada siswa/siswi dalam membentuk mental dan karakter siswa.

Disamping itu latihan ini juga dapat meningkatkan solidaritas, kekompakan dan kebersamaan dan tentu mengajarkan ilmu kedisiplinan melalui pelatihan PBB.

“Sebagai seorang Babinsa dengan konsep bela negara yang telah dimiliki berkewajiban untuk menyampaikan kepada para siswa-siswi dengan cara melatih PBB, pembekalan wawasan kebangsaan, mengajarkan moral dan etika seorang siswa terhadap guru dan orang tua serta pergaulan dilingkungan Sekolah,” tegas Sertu Laode Insani

Kepala sekolah SMP Negeri 1 Waghete, Yance Pekei   menilai, bahwa masih belum munculnya sikap para siswa untuk disiplin.

“Untuk itulah kami bekerja sama dengan bapak-bapak TNI dari Koramil 1707-05/Merauke untuk melatih siswa berupa kedisiplinan dan bela negara. Dengan latihan peraturan baris berbaris (PBB) ini akan mendidik siswa untuk selalu disiplin,” ujar Yance Pekei.

Disebutkan, latihan ini sangat diperlukan mengingat sekarang tengah terjadi krisis cinta tanah air dan disintegritas.

“Untuk itulah sekolah menjembatani agar hal itu jangan sampai terjadi pada diri siswa. Ia menilai anggota TNI memiliki konsep bela negara yang musti ditularkan kepada para siswa,” ujar Yance Pekei.

Sementara itu, Komandan Koramil 1705-03/Waghete Kapten Inf. Mauhasan Loukaki menyambut baik kerja sama dengan pihak sekolah ini.

Melalui latihan PBB ini akan membentuk mental yang tangguh siswa/siswi. Kegiatan ini dilakukan rutin dalam sebulan 4 kali. Selain melatih upacara dan PBB kita juga memberi ceramah wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara.

“Hal ini perlu ditanamkan kepada siswa sejak dini sehingga nantinya akan memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa dan negara,” Tegas Danramil.(ahmadj)