2000 SR Air Bersih di Koya Barat, Koya Tengah dan Koya Timur Dari Instruksi Presiden Ditunda

Dirut PT AMJ Robongholo Nanwani, Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM
Dirut PT AMJ Robongholo Nanwani, Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Masyarakat Kelurahan Koya Timur, Koya Tengah dan sebagian Koya Timur yang rencananya di Tahun 2024 ini mendapat Sambungan Rumah (SR) penyaluran air bersih lewat PT AMJ Robongholo Nanwani (Perseroda) tampaknya harus bersabar.

Hal itu karena oleh pemerintah pusat program tersebut ditunda dan belum ada kejelasan apakah dilanjutkan atau tidak.

PT AMJ Robongholo Nanwani (Perseroda), Dr. H. Entis Sutisna,MM,CGRM, mengungkapkan bahwa penundaan program dengan pendanaan dari instruksi presiden tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Jadi ada sekitar 2000 sambungan rumah yang terpending. Nah ini sudah saya laporkan ke Bapak Pj. Walikota dan Komisaris, bahwa Pemerintah Pusat manangguhkan pembangunan sambungan rumah dan jaringan distribusi utama di Koya,” ujarnya.

Karena ditunda, dan pihaknya belum mendapat kepastian apakah dilanjutkan atau tidak oleh pemerintah pusat, sehingga untuk distribusi di Muara Tami tersebut PT AMJ dan Pemerintah Kota Jayapura berupaya mencari solusi.

“Mudah-mudahan dengan dana internal (PT AMJ) dan Pemerintah Kota Jayapura kita bisa realisasikan di Tahun 2025,” harapnya.

Pihaknya menyadari, bahwa penundaan tersebut banyak mendapatkan pertanyaan di masyarakat.

“Saya sampaikan bahwa penundaan itu bukan berasal dari kami, karena pendanaannya berasal dari Inpres. Jadi itu semata-mata penundaan oleh pemerintah pusat yang belum bisa dilakukan di Tahun 2024,” jelasnya lagi.[yat]