
SENTANI, PapuaSatu.com – Platform digital OAPShop.id diharapkan menjadi wadah baru bagi pengembangan UMKM Orang Asli Papua (OAP).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, yang menegaskan bahwa keberadaan OAPShop.id akan fokus pada kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari koperasi, UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), hingga komunitas peduli UMKM Papua.
“Ini adalah loncatan awal. Ke depan kita juga akan menggandeng TikTok, Facebook, dan Instagram untuk berkolaborasi khusus mendukung UMKM orang asli Papua,” ujar Gustaf.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 5.000 UMKM di Kabupaten Jayapura, meskipun tidak semuanya aktif.
Karena itu, OAPShop.id akan fokus mendukung UMKM yang konsisten berusaha, baik kategori pemula, menengah, maupun yang sudah mahir.
Kolaborasi juga akan melibatkan dunia perbankan dan koperasi yang memiliki program binaan, sehingga penguatan UMKM dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Kita tidak bisa jalan sendiri. Nanti kita akan duduk bersama dengan koperasi dan Disperindag lagi, serta berkoordinasi dengan kepala distrik karena mereka yang paling tahu kondisi di wilayahnya,” tambah Gustaf.
Ia menekankan, banyak pelaku UMKM yang memiliki semangat besar namun terbatas dalam permodalan dan akses. Karena itu, kehadiran OAPShop.id diharapkan dapat menjadi solusi untuk memperluas peluang pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan UMKM OAP.
“Ini memang pekerjaan besar, tapi dengan kolaborasi kita optimistis bisa mengangkat UMKM orang asli Papua agar lebih berdaya dan mandiri,” tutupnya.[yat]










