Penjualan Motor Honda di Papua Meningkat di Kuartal III, Beat Series Jadi Primadona

Elang Samodra, Manager Marketing Astra Motor Papua

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kinerja penjualan motor Honda di Papua menunjukkan tren positif pada kuartal III tahun ini. Meski pada semester I capaian penjualan sempat belum sesuai target akibat kondisi pasar yang masih penuh tantangan, sejak Juli hingga September penjualan mulai mengalami kenaikan signifikan.

“Kalau dari sisi capaian hingga semester I kemarin bisa dibilang masih belum on the track. Ini balik lagi ke kondisi market Papua yang masih cukup chalengging (menantang) tahun ini, apalagi ada koreksi anggaran dibanding tahun lalu,” ungkap Elang Samodra, Manager Marketing Astra Motor Papua di Abepura, Sabtu (20/9/25).

Namun memasuki kuartal III, momentum positif mulai terlihat. Realisasi anggaran melalui APBD Perubahan ikut mendorong daya beli masyarakat sehingga berdampak pada penjualan.

“Per kuartal III, capaian kita dari target sudah lebih dari 95 persen,” tambahnya.

Honda Beat yang paling laris dan paling diminati customer Honda di Indonesia sejak kemunculannya Tahun 2008
Honda Beat yang paling laris dan paling diminati customer Honda di Indonesia sejak kemunculannya Tahun 2008

Dari sisi produk, Honda Beat masih menjadi tulang punggung penjualan.

Sekitar 50-55 persen konsumen di Papua memilih Beat Series, baik Beat Street maupun Beat Sporty, sebagai sarana transportasi harian.

Posisi berikutnya ditempati Scoopy yang dinilai konsumen memiliki desain ikonik dan menarik.

Untuk secara keseluruhan, tren pembelian motor Honda oleh masyarakat Papua masih didominasi motor matic.

“Bisa dibilang 90 persen motor yang beredar di sini adalah matic. Orang sekarang lebih memilih yang simpel,” jelasnya.

Pihak Astra Motor Papua berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun seiring pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil.[yat]