Volume Muatan Barang di Pelabuhan Jayapura Menurun

0
490
Aktifitas Bongkar muat di Pelabuhan Jayapura..

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Volume barang yang dimuat pada Maret 2018 tercatat sebesar 29.443 ton atau menurun 18,05 persen dibanding volumenya pada Februari 2018 sebesar 35.930 ton.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Simon Sapary menjelaskan, volume muat barang di Pelabuhan Jayapura pada bulan Maret 2018 sebesar 26.737 ton atau berkurang 20,11 persen dibandingkan Februari 2018 sebesar 33.468 ton.

“Jadi, barang yang dimuat berupa Kayu (82 persen), Crude Oil/CPO (5,59 persen), Barang Campuran (5,80 persen), dan lainnya (6,25 persen),” kata Simon Sapary di Jayapura, Rabu (2/5/2018).

Untuk Pelabuhan Merauke, kata Sapary, volume muat barang tercatat sebesar 2.706 ton atau naik 9,91 persen, dengaaan jenis barang yang dimuat berupa Container isi (86,36 persen) barang campuran (13,64 persen).

Pada periode Januari  – Maret 2018, volume barang yang dimuat sebesar 90.981 ton atau meningkat 123,21 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017 sebesar 40.761 ton.

“Jumlah tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya volume barang yang dimuat di Pelabuhan Jayapura sebesar 148,39 persen dan Pelabuhan Merauke sebesar 7,70 persen,” ujarnya.

Sementara itu, volume barang yang di bongkar pada Maret 2018 tercatat sebesar 117.794 ton atau meningkat 23,13 persen dibandingkan volumenya pada Februari 2018 sebesar 95.667 ton.

“Barang yang di bongkar berupa barang campuran (45,28 persen), Semen (24,14 persen), Beras (6,96 persen) dan lainnya (23,62 persen),” katanya.

Volume barang yang bongkar di Pelabuhan Merauke tercatat 35.569 ton atau naik 51,01 persen, dengan jenis barang yang di bongkar berupa Container isi (85,75 persen) dan barang campuran (14,25 persen).

“Jadi, volume bongkar barang di Pelabuhan Jayapura dan Merauke pada periode Januari – Maret 2018 mencapai 319.667 ton atau meningkat 7,14 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 298.337 ton,” jelasnya. [Piet]