Jayapura, PapuaSatu.com – Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzus Kadepa meminta kepada Kapolri jenderal Tito Karnavian untuk memastikan proses pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe SIP.MH atas dugaan penyelewengan beasiswa merupakan murni penegakkan hukum tanpa ada unsure apa-apa.
“Kami minta pemeriksak pak Gubernur Papua tidak ada kriminalisasi sehingga mencoa menhentikan langkah dan hak politik dari Pak Lukas Enembe kedepan. Sebab kami ragu kondisi Kamtibmas di Papua jika seorang figure ini di kriminalisasi, sehingga minta untuk dipertimbangkan,” kata Laurenzus kepada PapuaSatu.com, Senin (4/9/2017).
Laurenzus menegaskan, dirinya tidak bermaksu mengintervensi proses pemeriksaan maupun penyelidikan yang dilakukan oleh Penyidik Bareskrim Polri selaku penegakkan hukum.
Namun dirinya selaku anggota Komisi I DPR Papua, yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM memberikan pertimbangan kepada Kapolri bahwa Gubernur Papua, Lukas Enembe adalah sosok terbaik di pandang seluruh rakyat Papua.
Bahkan banyak dukungan dan aspirasi kekecewaan kami terima setelah Gubernur Papua atas masalah yang dihadapi akhir-akhir ini. Bahkan tidak mengetahui pandangan sesama elit penguasa terhadap seorang Lukas Enembe ini apa.
“Kami melihat bahwa pak Lukas Enembe adalah tokoh yang mampu menyatukan orang Papua gunung, pesisir dan pendatang. Dan masih banyak positif lainnya,” tutur dia.
Untuk itu, dirinya meminta kepada Kapolri agar memastikan proses ini murni penegakkan hukum, dan tidak ada unsur apa-apa, tidak ada upaya kriminalisasi seorang figur terbaik rakyat dan tidak juga ada upaya memberhentikan langkah dan hak politik dari pak Lukas kedepan.
“Ini bukan suatu ancaman atau provokasi kami untuk tujuan membatasi tugas penegak hukum namun yang kami sampaikan adalah sesuai aspirasi dan keluhan rakyat Papua terhadap kasus ini.” Pungkasnya. (Nius)










