
Staf khusus Presiden. Rudy Saif. Foto : Free/PapuaSatu.com
MANOKWARI, PapuaSatu.com – Menyikapi berbagai isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Tanah Papua. Staf khusus Presiden Joko Widodo, Rudy Jumar Saif menyatakan itu adalah cerita massa lalu.
Dikatakannya bahwa Presiden tetap konsisten pada posisinya. Dimana, untuk pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat menurutnya itu cerita masa lalu. Namun, kedepannya tetap akan dibentuk tim.
“Mungkin kedepannya akan dilakukan namanya pembentukan tim dan itu hak progatif Presiden Joko Widodo dan yang lainnya untuk menentukan itu arahnya kemana,”ungkap Staf Khusus Presiden Jokowi kepada wartawan, di Manokwari, Jumat (27/04/2018).
Dirinya mengemukakan, untuk menangani persoalan HAM sudah ada lembaga yang menanganinya yakni Komnas HAM dan sejumlah lembaga-lembaga HAM lainnya di Indonesia.
“Ya, semestinya lembaga-lembaga itu harus lebih bergerak maksimal. Bagaimana memanfaatkan, karena di posisi ini titik tekannya ada di HAM ini,”ungkap Rudy Saif.
Dia menambahkan, lembaga-lembaga HAM tersebut harus melakukan advokasi, pendampingan kepada korban. [free]










