Atasi Masalah Ekonomi Korban Bencana, Dislatkan Usulkan Program Ke Pemerintah Pusat

0
54
Rudi Afdiner Saragih
Rudi Afdiner Saragih

SENTANI, PapuaSatu.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislatkan) Kabupaten Jayapura telah mengusulkan sejumlah  program pemberdayaan ekonomi ke pemerintah pusat untuk menangani persoalan ekonomi dari para korban bencana alam banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Jayapura.

“Kami sudah mengusulkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi bagi para korban bencana banjir bandang Kabupaten Jayapura,” kata Kadislatkan, Rudi Afdiner Saragih saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/8/2019) siang.

Dikatakanya, akibat dari bencana alam banjir bandang yang menimpa Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu itu, telah berdampak pada hilangnya mata pencaharian ribuan warga yang bermukim di Danau Sentani, seperti Kampung Yengsudesoyo dan beberapa daerah lainya yang terkena dampak.

“Menyikapi persoalan ini maka kami mengambil langkah untuk mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan dan juga melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk usulan program itu terkait pemberdayaan ekonomi dari sektor perikanan,” ujarnya.

Dikatakanya, dampak dari  bencana beberapa waktu lalu, telah menyebabkan sekitar 6.182 kepala keluarga di Danau Sentani yang kehilangan mata pencaharian akibat keramba ikan milik warga itu hanyut.

Selain itu, khusus nelayan di Yengsudesoyo dan sekitarnya, juga mengalami kehilangan peralatan tangkap seperti perahu motor tempel.

“Seluruh keramba mereka yang ada di permukaan Danau Sentani rusak dan hanyut. Bencana itu juga menyebabkan 65  kepala keluarga di Yengsudesoyo  mengalami kerusakan dari peralatan tangkap ikan dan perahu. Akibatnya ribuan orang kehilangan pekerjaan mereka,” Ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya juga telah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk menyediakan budidaya terpal ikan lele bagi 300 kepala keluarga yang menjadi korban bencana alam banjir bandang di Sentani.

Meski sudah dipastikan akan direlokasi ke kawasan pemukiman baru, namun mereka juga dipastikan kehilangan pekerjaan dan pendapatan ekonomi untuk menunjang kehidupan mereka.[tinus]