Bupati Awoitauw : Tidak Ada Lagi Pertanyan Bisa Atau Tidak PON di Papua

0
213
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw (tengah) saat memimpin rapat Panitia Sub PB Pon Kabupate Jayapura, Selasa (08/01/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw secara tegas menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah PON XX Tahun 2020, dan optimis bisa dilaksanakan di Papua.

“Saat ini sudah tidak ada lagi pertanyaan PON bisa tidak dilaksanakan di Papua,” tandas bupati saat memimpin rapat Panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura, di Aula Kantor Bupati Jayapura, Selasa (7/1/20).

Kata Bupati, Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah utama, yakni menjadi tempat pembukaan sudah pasti dan siap dalam pelaksanaan iven olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Melalui rapat tersebut, bupati mengarahkan bidang-bidang yang telah ditunjuk untuk menyusun jadwal atau agenda yang akan dilaksanakan kegiatan hingga pelaksanaan PON.

Saat ditemui usai rapat, Bupati Awoitauw mengungkapkan bahwa dalam misi sukses PON XX, Panitia Sub PB PON Kabupaten Jayapura akan melibatkan semaksimal mungkin, terutama misi sukses pembinaan ekonomi masyarakat.

“Karena kehadiran momentum ini selain sukses prestasi, tetapi juga sukses penyelenggaraan dan sukses pembinaan ekonomi, dan itu indikatornya ada di masyarakat,” ujar bupati.

Sehingga, kata bupati, bidang-bidang pada umumnya dipimpin oleh pimpinan OPD, harus berkoordinasi dengan baik, sehingga bisa memaksimalkan sisi pembinaan ekonomi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar arena atau venue PON.

Dan terkait iven PON yang akan dikemas berbasis wisata, juga dibutihkan persiapan sejak saat ini, baik wisata kulinernya, cinderamata, dan lain sebagainya.
“Ini harus dikerjakan mulai sekarang,” tegas bupati.

Sedangkan untuk sukses prestasi, kata bupati, menjadi tugas utama KONI Provinsi yang didukung oleh KONI-KONI kabupaten/kota.

“Tetapi kita sebagai tuan rumah, itu sebagai penyelenggaranya, sukses penyelenggaraan dan sukses ekonomi ini bagaimana kita kerjakan,” jelas bupati.

“Karena itu tadi kita atur masing-masing bagian, agenda-agendanya seperti apa, melibatkan masyarakat seperti apa,” sambungnya.

Untuk kesiapan venue, untuk stadion utama sudah selesai, dan tinggal melengkapi alat-alat untuk pelaksanaan olahraganya.

Dan yang sedang tahap penyelesaian, merupakan stadion penunjang maupun sejumlah fasilitas penunjang di sekitar PON, yang rata-rata sudah mencapai 50 persen.

“Kita target bulan Juni sudah harus selesai, karena ada ujicoba-ujicoba,” jelas bupati.

Kalaupun ada yang belum dikerjakan, adalah perbaikan sejumlah fasilitas yang rusak di GOR Toware.

“GOR Toware itu hanya memperbaiki beberapa hal yang rusak saja. Jadi pekerjaannya tidak terlalu berat,” jelas bupati.

Bupati Awoitauw menegaskan bahwa pada bulan Juni nanti sudah selesai, karena pekerjaannya menggunakan tahun anggaran 2020.[yat]