Dari Joy Sail Danau Sentani Tour Pemerintah Kabupaten Jayapura Bersama Minta

0
249
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab saat menunjukkan kerajinan kulit kayu yang sangat menarik

SENTANI, PapuaSatu.com – Guna memperkenalkan obyek wisata yang ada di Danau Sentani, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengajak para mitra pemerintah, terutama yang bergerak di bidang kepariwisataan untuk mengikuti Joy Sail Danau Sentani Tour, Sabtu (11/01/20).

Tour danau Sentani tersebut, tampak diikuti Ketua PHRI, Syahril Hasan bersama sejumlah pimpinan hotel yang ada di Jayapura, para agen travel, serta Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab bersama ibu, dan sekitar 35 peserta tour lainnya.

Menggunakan kapal pesiar berkapasitas sekitar 50 penumpang yang diberi nama Foi Moi, peserta tour diajak mengarungi Danau Sentani, mengunjungi sejumlah obyek wisata menarik di sekitar Danau Sentani.

Kunjungan pertama, sedianya adalah kawasan Distrik Papua Barat, yang alamnya masih alami dan

Namun tidak sampai sandar di pelabuhan karena terhalang kabel listrik yang cukup rendah, sehingga dikhawatirkan bagian aas kapas bisa tersangkut.

Sehingga lapal harus balik kanan menuju kampung Yokiwa, yang sedang dikembangkan sebagai kampung agro wisata.

Di Kampung Yokiwa, peserta tour dijamu dengan sajian khas kampung setempat, yaitu papeda dan ubi rebus, dengan lauk ikan mujair bakar.

Kampung Yokiwa yang terletak di hulu Sungai Jaifuri, yang merupakan satu-satunya sungai yang mengalirkan air danau ke laut, tampak asri dan ditata sebagai lokasi wisata.

Selain nyaman untuk bermandi air sungai yang jernih ataupun memancing ikan, juga disediakan perahu karet untuk yang senang dengan arum jeram.

Tujuan berikut afalah Kampung Asei Kecil, yang terlegak di pulau kecil dekat Pantai Khalkote.

Di Kampung Asei Kecil, Bupati Awoitauw memperkenalkan aktifitas utama masyarakatnya, yakni membuat kerajinan kulit kayu yang sangat terkenal di duni kepariwasataan.

Kerainan kulit kayu tersebut, yakni kulit kayu yang direndam beberapa waktu dan kemudian ditempa hingga tipis, dan bisa dibuat sebagai kanvas dengan likisan-lukisan khas masyarakat setempat.

Selain itu, juga bisa dibuat untuk berbagai kerajinan lain, seperti tas, topi, bahkan juga bisa dbuat sebagai baju.

Setelah melihat-lihat hasil kerajinan masyarakat Kampung Asei Kecil, sejumlah pejabat dan pengusaha yang ikut rombongan, tampak tertarik, dan sebagian langsungbeli beberapa buah kerajinan kulit kayu yang khas.

Setelah puas berbelanja, peserta tour langsung diarahkan kembali ke Pantai Kalkhote, sebagai akhir perjalanan yang sangat mengesankan menggunakan kapal yang baru dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura tersebut.

SENTANI, PapuaSatu.com – Untuk memperkenalkan obyek wisata yang ada di Danau Sentani, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengajak para mitra pemerintah, terutama yang bergerak di bidang kepariwisataan untuk mengikuti Joy Sail Danau Sentani Tour, Sabtu (11/01/20).

Tour danau Sentani tersebut, tampak diikuti Ketua PHRI, Syahril Hasan bersama sejumlah pimpinan hotel yang ada di Jayapura, para agen travel, serta Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab bersama ibu, dan sekitar 35 peserta tour lainnya.

Menggunakan kapal pesiar berkapasitas sekitar 50 penumpang yang diberi nama Foi Moi, peserta tour diajak mengarungi Danau Sentani, mengunjungi sejumlah obyek wisata menarik di sekitar Danau Sentani.

Kunjungan pertama, sedianya adalah kawasan Distrik Papua Barat, yang alamnya masih alami dan

Namun tidak sampai sandar di pelabuhan karena terhalang kabel listrik yang cukup rendah, sehingga dikhawatirkan bagian aas kapas bisa tersangkut.

Kapal Wisata Danau Sentani Foi Moi yang mampu mengangkut sekitar 50 wisatawan dalam satu kali perjalanan

Sehingga lapal harus balik kanan menuju kampung Yokiwa, yang sedang dikembangkan sebagai kampung agro wisata.

Di Kampung Yokiwa, peserta tour dijamu dengan sajian khas kampung setempat, yaitu papeda dan ubi rebus, dengan lauk ikan mujair bakar.

Kampung Yokiwa yang terletak di hulu Sungai Jaifuri, yang merupakan satu-satunya sungai yang mengalirkan air danau ke laut, tampak asri dan ditata sebagai lokasi wisata.

Selain nyaman untuk bermandi air sungai yang jernih ataupun memancing ikan, juga disediakan perahu karet untuk yang senang dengan arum jeram.

Tujuan berikut afalah Kampung Asei Kecil, yang terlegak di pulau kecil dekat Pantai Khalkote.

Di Kampung Asei Kecil, Bupati Awoitauw memperkenalkan aktifitas utama masyarakatnya, yakni membuat kerajinan kulit kayu yang sangat terkenal di duni kepariwasataan.

Kerainan kulit kayu tersebut, yakni kulit kayu yang direndam beberapa waktu dan kemudian ditempa hingga tipis, dan bisa dibuat sebagai kanvas dengan likisan-lukisan khas masyarakat setempat.

Selain itu, juga bisa dibuat untuk berbagai kerajinan lain, seperti tas, topi, bahkan juga bisa dbuat sebagai baju.

Setelah melihat-lihat hasil kerajinan masyarakat Kampung Asei Kecil, sejumlah pejabat dan pengusaha yang ikut rombongan, tampak tertarik, dan sebagian langsungbeli beberapa buah kerajinan kulit kayu yang khas.

Setelah puas berbelanja, peserta tour langsung diarahkan kembali ke Pantai Kalkhote, sebagai akhir perjalanan yang sangat mengesankan menggunakan kapal yang baru dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura tersebut.

Salah satu peserta tour, Sahril Hasan,SE selaku owner Sahid Hotel Jayapura mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi wisata di Danau Sentani.
“Wisata di sekitar danau Sentani ini cukup banyak dan sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya saat ditemui PapuaSatu.com di sela-sela istirahat di Kampung Yokiwa.

Dikatakan, satu hal yang musti diperhatikan untuk membuat wisatawan agar merasa nyaman, adalah keamanan saat naik dan turun dari perahu atau kapal di pelabuhan-pelabuhan yang ada.

Selain itu, kata Syahril yang juga merupakan Ketua PHRI Papua, hidangan yang disajikan di atas kapal yang bisa dinikmati selama perjalanan, menurut Syaril Hasan, sebaiknya berbahan lokal, terutama sagu yang banyak tumbuh di sekitar danau.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat ditemui usai tour mengungkapkan, melalui Joy Sail Danau Sentani Tour, dilihatnya banyak stakholder kepariwisataan yang tertarik.

“Mereka sangat tertarik, dan mungkin dalam satu minggu kedepan mereka berkolaborasi untuk supaya tour ini cukup terencana dan memberi pelayanan yang prima,” ungkap bupati.[yat]