Mengikuti Protap Kesehatan, ADK Tiga Kampung di Ebungfauw Belum Cair

200
Kepala Distrik Ebungfauw, Daud Taime
Kepala Distrik Ebungfauw, Daud Taime

SENTANI, PapuaSatu.com – Kepala Distrik Ebungfauw, Daud Taime melaporkan, bahwa ada tiga kampung (Putali, Babrongko, Simporo) dibawah distriknya yang belum mencairkan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta hingga saat ini.

Daud mengatakan, tiga kampung tersebut dalam pencairan ADK diminta untuk menyerahkan laporan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) ke Dinas Pembedayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura sebagai persyaratan untuk pencairan dana Rp 100 juta yang bersumber dari ADK.

“Sudah kami sampaikan kepada DPMK bahwa kondisi seperti ini sangat tidak mungkin, dan pastinya akan terjadi keterlambatan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Daud saat jumpa persnya di Media Center Tim Gugus Tugas Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4/2020).

Hingga saat ini, kata Daud, masih melakukan koordinasi dengan DPMK terkait kebutuhan tiga kampung yang belum menerima ADK Rp 100 juta.

Opsi yang yang kami tawarkan adalah, sesuai dengan kesepakatan dari dana Rp 100 juta tersebut untuk sabun cuci dan sabun mandi serta masker yang langsung kami terima untuk lima kampung.

Sementara, dua kampung yang sudah menerima ADK Rp 100 juta adalah Kampung Kameyakha dan Kampung Abar tetap melaksanakan aktifitas sesuai dengan protap kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, operasional dan posko covid di lima kampung sudah dibentuk bersama tim gugus tugas kampung. Dua kampung sudah berjalan, tiga kampung hanya kendala dalam operasional mereka.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan DPMK agar dipermudah, untuk sabun dan sembako bagi dua kampung, masing-masing kepala kampung langsung mengantar ke rumah warganya masing-masing,” pungkasnya.[yat]