Minta Perpanjangan PKS, Pengembang Optimis Tuntaskan 31 Mikrosel Dalam Tiga Bulan

0
290
Plt. Kepala Dinas Infokom Kahupaten Jayapura, Gustaf Griapon bersama Koordinator Operation Wilayah Papua PT Mitratel, Muclish Haryadi saat memberi keterangan pers di Kantor Dinas Infokom Kabupaten Jayapura, Selasa (21/01/20)

SENTANI, PapuaSatu.com – Untuk melanjutkan pembangunan pemancar jaringan seluler mini atau disebut mikrosel di Kota Sentani dan sekitarnya, PT Daya Mitra Telekomumikasi (Mitratel) meminta perpanjangan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Untuk diketahui, bahwa saat ini telah terpasang 20 mikrosel di seluruh Kota Sentani, yang akan menunjang terwujudkan smart city.
Sedangkan titik blankspot jaringan 4G yang membutuhkan pemancar jaringan 4G tipe mikrosel guna mendukung konsep smart city, setidaknya harus dipasang 51 titik.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Koordinator Operation Wilayah Papua PT Mitratel, Muclish Haryadi yang menyatakan bisa menuntaskan pembangunan mikrosel di 31 titik lagi dalam waktu tiga bulan.

Hal itu bila pemerintah melanjutkan kerja sama dan mendukung berupa kebijakan ataupun ijin penggunaan fasilitas umum dan fasilitas sosial guna pemasangan mikrosel.

“Kami menawarkan konsep tower atau BTS mikrosel, yaitu berupa konsep telekomunikasi untuk menunjang konsep smart city,” ungkapnya kepada awak media di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Selasa (21/01/20).

Konsep yang ditawarkannya adalah pendirian tower kamuflase, yaitu pemancar jaringan seluler yang digabungkan dengan lampu-lampu jalan.
Konsep tersebut, katanya, secara nasional sudah digunakan di kota atau kabupaten yang menerapkan smart city.

“Yang dibutuhkan adalah terkait dengan perijinan, karena kita banyak memggunakan Fasilitas Umum (Fasum) maupun Fasilitas Sosial (Fasos),” jelasnya.

 

PT Daya Mitra Trlekomunikasi, adalah anak PT Telkom Indonesia, yang sudah pernah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pemasangan tower pemancar jaringan seluler di seluruh Kabupaten Jayapura sejak awal Tahun 2016.

Menanggapi tawaran teraebut, Plt. Kepala Dinas Infokom Kahupaten Jayapura, Gustaf Griapon menyatakan dukungan sepenuhnya dan akan membantu memfasilitasi untuk kelancaran terwujudnya pemasangan 31 mikrosel, guna meningkatkan pelayanan akan komunikasi berbasis 4G di Kabupaten Jayapura, dan khususnya di Kota Sentani dan sekitarnya.

“Pada prinsipnya, kami pemerintah daerah akan membantu pihak-pihak yang akan berinvestasi di Kabupaten Jayapura,” ungkap Gustaf Griapon.

Kedatangan perusahaan pengembang yang menyediakan infrastruktur telekomunikasi tersebut, kata Kadis Kominfo, tentunya akan membantu meningkatkan PAD.

Menyinggung soal CSR dari dua provider tersebut, sudah terpasang lampu jalan dan ornamen-ornamen khas Sentani.

Tinggal CCTV, yang bila sudah dipasang, bisa mengoptomalkan pemanfaatan command center yang diresmikan Pemerintah Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu.[yat]