Pastikan Mahasiswa Aman, Bupati Jayapura Kirim Tim ke Sejumlah Kota Studi

0
47
Mathius Awoitauw

SENTANI, PapuaSatu.com – Dampak masalah rasis yang terjadi beberapa waktu lalu di Surabaya, membuat sebagian mahasiswa Papua se-Jawa Bali dipulangkan ke Papua.

Menyikapi hal tersebut Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengimbau kepada seluruh orang tua, bahwa jangan khawatir terhadap anak-anak yang kuliah di luar Papua, khusnya mahasiswa dari Kabupaten Jayapura yang kuliah di luar Papua dipastikan aman, karena sudah ada tim yang memastikan keberadaan mereka di sana.

Sampai saat ini, tidak ada mahasiswa asal Kabupaten Jayapura  yang pulang, karena bupati sudah mengirim tim yang keliling di kota study yang ada di luar Papua, guna mengecek atau memastikan dan memberikan jawaban bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura masih membiayai.

“Untuk itu mahasiswa tinggal saja di tempat untuk tetap fokus sekolah,” ucap Bupati Mathius di Sentani, Senin (9/9/2019) siang.

Dirinya mengaku, untuk saat ini Kabupaten Jayapura masih membiayai 200 lebih mahasiswa yang kuliah di luar Papua, dan semuanya ini dipastikan aman dalam studinya.

“Oleh karena itu saya harap orang-orang tua jangan panic, tetapi saya minta harus berikan dukungan terhadap anak-anak kita yang ada di luar sana, karena pemerintah tidak ada program untuk memulangkan mereka, karena ada tim yang kita suda kirim untuk memastikan mereka itu aman di sana,” ungkapnya.

Bupati Mathius mengatakan, jikalau ada masalah yang terjadi di sana, maka nanti pihaknya akan langsung kordinasi atau bicara baik dengan pemerintahan setempat untuk menyelesaikannya.

Dirinya berharap, orang-orang tetap pada posisinya dalam malakukan aktivitas seperti biasa dan juga anak-anak harus tetap fokus pada studinya, karena Pemerintah Kabupaten Jayapura tetap buka mata untuk menjaga kedamainyan.[tinus]