Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Papua Masih Tertinggal

1322

SENTANI PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura akui mengakui tingkat kesenjangan infrastruktur pendidikan di Papua cukup tinggi karena masih jauh tertinggal dengan infrastruktur pendidikan yang ada di Pulau Jawa.

“Kalau infrastruktur d ibandingkan dengan di Jawa, tentu masih ada kesenjangan lah, karena biayah mahal untuk membangun suatu gedung,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si  saat ditemui wartawan di lantai II Kantor Bupati Gunung Merah Sentani, Rabu (7/3/2018).

Hal ini dikatakan Bupati ketika menanggapi pernyataan dari Wakil ketua Komisi X DPR RI, Ferdiansyah ketika melakukan kunjungan kerja di SMP N 2 Sentani, pada Selasa (6/3/2018) lalu.

Bupati juga menjelaskan, pihaknya mencoba untuk bagaimana melihat mana yang strategis untuk dikerjakan terlebih dahulu dalam memperbaiki manajemen pembangunan infrastruktur pendidikan dengan menggunak dana yang ada di Kabupaten Jayapura.

“APBD kita juga terbatas, apalagi dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua bahwa bantuan Gerbang Mas Hasrat Papua itu hanya di beberapa kabupaten saja,” ujarnya.

Kedepan, kata Awoitauw, Pemerintah Kabupaten juga meningkatkan kualitas guru yang baik dengan memberitahukan Dinas Pendidikan agar kepala-kepala sekolah juga dari tiga bulan sekali itu harus ada pertemuan-pertemuan untuk evaluasi supaya terus di isi terutama mereka sebagai manajer di SD, SMP maupun di SMA itu harus punya kemampuan kepemimpinan yang bagus untuk mengelola SDM di sekolah masing-masing.

“Kita coba perbaiki manajemennya karena dari dasar yang kuat atau dasar yang baik itu kita bisa berharap menghasilkan sumber daya manusia yang lebih baik, terutama juga dari dasar itu untuk pendidikan yang berkarakter,” katanya. [tyi]