Pemkab dan DPRD Kabupaten Jayapura Bahas KUA-PPAS APBDP 2019

0
120
Caption : Suasana Rapat Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan Antara Pemkab Jayapura dan DPRD Kabupaten Jayapura, di Ruang Banmus Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (12/8/2019) siang.
Caption : Suasana Rapat Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan Antara Pemkab Jayapura dan DPRD Kabupaten Jayapura, di Ruang Banmus Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (12/8/2019) siang.

SENTANI, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama DPRD Kabupaten Jayapura menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2019.

Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, S.T.,  di Ruang Bamus Kantor DPRD Kabupaten Jayapura,  yang dihadiri langsung Badan Anggaran DPRD setempat, Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd., M.KP., beserta Tim Anggaran, Senin (12/8/2019).

Sekda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna S. Hikoyabi, SPd., M.KP., mengatakan pembahasan tersebut dilaksanakan mengingat adanya perubahan dalam struktur APBD terkait beberapa prioritas untuk pelaksanaan iven PON XX Tahun 2020 nanti dan juga ada perbaikan drainase di tengah kota serta perbaikan median listrik (lampu penerangan) di tengah jalan.

“Ya, pembahasan itu ada prioritas yang merupakan tanggung jawab kita seperti penyelesaian GOR Toware dan juga SBY (Stadion Bas Youwe),” kata Hanna.

Dari kedua pokok pembahasan ini, menurutnya, akan dilakukan kontrak untuk beberapa venue. Baik itu di stadion SBY, GOR Toware dan penyediaan listrik di median tengah jalan dari batas kota hingga Doyo.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengerjakan untuk perubahan (KUA-PPAS) di tempat-tempat tertentu yang harus kita nyalakan karena hingga saat ini masih gelap. “Itu hanya beberapa prioritas untuk PON XX, juga ada perbaikan drainase di tengah kota dan perbaikan median listrik di tengah jalan dari batas kota hingga Doyo,” katanya.

Terkait perbaikan median listrik, Hanna menjelaskan bahwa median listrik terdapat peningkatan sekitar Rp 5 miliar, sedangkan untuk GOR Toware, terdapat peningkatan sekitar Rp 14 miliar dan Stadion Bas Youwe (SBY) juga ada peningkatan.

“Jadi untuk belanja perbaikan median listrik ini kita rancang sebesar Rp 5 miliar, terus untuk GOR Toware itu kita rancang Rp 14 miliar dan kalau untuk stadion SBY itu juga ada peningkatan namun saya lupa untuk nilai pastinya,”  jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, S.T., berharap kepada pihak Eksekutif dalam hal ini Bupati Jayapura dapat menegaskan kepada Perangkat Daerah (PD) yang penyerapan anggarannya belum maksimal agar bisa dipacu lagi.

“Kami harapkan kepada pak Bupati untuk tegas kepada setiap OPD yang penyerapan anggarannya belum baik itu bisa lebih dipacu lagi, karena di penyerapan anggaran itu banyak kegiatan-kegiatan yang menunjang PON XX tahun 2020 itu yang belum berjalan,” ucapnya. [mi/loy]