Pemkab Jayapura Mulai Antisipasi Bencana

0
111
Caption : Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika memimpin apel kesiap siagaan bencana, pada Jumat (17/1/2020), di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Caption : Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika memimpin apel kesiap siagaan bencana, pada Jumat (17/1/2020), di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

SENTANI, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten  dan seluruh instansi terkait di wilayah Kabupaten Jayapura mulai mengantisipasi penanganan bencana Alam.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika memimpin apel kesiap siagaan bencana, pada  Jumat (17/1/2020) yang di ikuti dan diikuti TNI, Polri, BPBD dan unsur Forkompimda,di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Menurut Giri berdasarkan data BMKG Wilayah V Jayapura khususnya di Kabupaten Jayapura saat ini telah memasuki musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga bulan Maret 2020 mendatang, dengan puncaknya terjadi pada bulan Januari sampai bulan Maret 2020.

Untuk itu masyarakat diharapkan untuk lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor pohon tumbang, angin kencang dan lain sebagainya yang dapat terjadi selama periode musim penghujan.

Kabupaten Jayapura memiliki banyak kekayaan alam, namun dibalik itu dari komposisi secara geografis, geologis dan hidrologis, Kabupaten Jayapura menyimpan potensi bencana berdasarkan kajian resiko bencana yang telah disusun.

Namun,  ucap Giri, Kabupaten Jayapura juga memiliki resiko ancaman bencana yang tinggi. Oleh karena itu. “Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat agar tanggap terhadap ancaman bencana,” ajaknya.

Dengan kondisi tersebut, Giri mengharapkan agar perlunya meningkatkan kesiapsiagaan disemua jajaran baik Pemerintah, TNI/Polri , Swasta, relawan dan masyarakat dalam upaya mengurangi resiko bencana, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri dalam mengantisipasi gerakan tanah longsor dan banjir.

“Termasuk mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor, Bencana banjir bandang tanggal 16 maret 2019 yang melanda kabupaten Jayapura menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk tetap siaga dan waspada , dengan perlunya meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia,” tukasnya. [amir]