Peringati Anti Rokok, Warga Gereja Pawai

Warga Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh saat melakukan pawai dalam rangka memperingati hari anti rokok nasional 2018, Rabu (30/5/2018) sore. Foto : Tinus Yigibalom/PapuaSatu.com

SENTANI, PapuaSatu.com – Puluhan warga jemaat yang tergabung dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang ada di Kabupaten Jayapura menggelar pawai untuk memperingati hari anti rokok dan narkoba.

Kegiatan tersebut dilepas langsung secara resmi oleh Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, didampingi Sekretaris Sinode Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Provinsi Papua, Pdt. Heri Saidui, M.M., dan Departemen Pelayanan Kesehatan yang juga Koordinator Pawai Anti Rokok, Yenni Mailangkai Dike.

Sekretaris Sinode Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Provinsi Papua, Pdt. Heri Saidui, M.M., memgungkapkan bahwa iringan warga jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Kabupaten Jayapura itu mengarak berbagai tulisan seperti menolak dengan tegas penggunaan rokok, narkoba dan miras demi menyelamatkan generasi penerus bangsa, mari kitorang  hindari rokok dan berantas miras dan narkoba guna wujudkan kerukunan hidup antar sesama serta matikan rokok anda, sebelum rokok mematikan anda.

“Ya, kerja dari Gereja Advent sangat peduli sehubungan dengan hidup sehat. Karena itu merupakan bagian dari misi gereja terkait penyelamatan jiwa,” ungkapnya.

Ditegaskan, dengab pawai tersebut sebagai wujud bahwa pihaknya tidak hanya bicara tentang kehidupan setelah kematian atau setelah kehidupan di dunia ini.

“Namun kita bicara tentang kehidupan kita hari ini, karena penting sekali untuk kita bisa hidup sehat,” ucap Pdt. Heri Saidui, M.M., usai pelepasan peserta pawai hari anti rokok nasional, Rabu (30/5/2018) sore.

Dikatakan, kegiatan pawai tersebut diikuti puluhan warga jemaat Gereja Advent Masehi Hari Ketujuh dari beberapa distrik yang ada di Kabupaten Jayapura.

Rute pawai mengambil titik start dari Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, dan finis dalam tiga rute yakni distrik Sentani Barat di Doyo Baru, Distrik Sentani Kota di Gereja Advent Jemaat Flavouw dan Distrik Sentani Timur di Kampung Harapan.

Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan, kemajuan teknologi informasi dan transportasi yang sangat maju memiliki dampak yang sangat membahayakan kalau tidak diperhatikan dengan baik.

Salah satunya peredaran narkoba yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Negara telah menyatakn sikap perang terhadap narkoba dan juga menganggapnya sebagai kejahatan luar biasa.

“Sebagai kepala daerah Pemerintah Kabupaten Jayapura, kami sangat menyambut baik dengan adanya kelompok-kelompok masyarakat yang turut mengambil bagian dalam melawan narkoba dan zat-zat adiktif lainnya seperti rokok, miras dan lain sebagainya,”ujarnya.

Lanjutnya, hal itu sangat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara pada generasi kita saat ini, yang artinya merusak masa depan bangsa itu sendiri.

“Untuk itu, kami sangat menyambut baik apa yang diinisiasikan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dalam menyelenggarakan parade pawai anti rokok dan narkoba  pada generasi kita saat ini, oleh sebap itu dengan kegiatan ini Kiranya dapat membantu pemerintah untuk menyadarkan warga negara kita akan bahaya rokok dan narkoba serta zat adiktif lainnya,” pungkasnya  Giri Wijayantoro. [tyi/loy]