Sekda Peringatkan Pengusaha OAP Agar Bekerja Profesional

0
114
Para pengusaha OAP saat mengikuti workshop sosialisasi aplikasi non tender LPSE khusus OAP, yang digelar atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Jayapura, BPC Gapensi Kabupaten Jayapura, dan Forum Pengusaha Kenambay Umbay, di Aula Kantor Bupati Jayapura, Kamis (20/02/20)

SENTANI, PapuaSatu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi memperingatkan kepada para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) untuk bekerja lebih profesional.
Terutama, bila telah mendapat pekerjaan, agar tidak menjualnya ke pengusaha lain non OAP.
Hal itu diungkapkan Hana Hikoyabi saat ditemui wartawan usai membuka Workshop sosialisasi aplikasi non tender LPSE khusus OAP, yang digelar atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Jayapura, BPC Gapensi Kabupaten Jayapura, dan Forum Pengusaha Kenambay Umbay, di Aula Kantor Bupati Jayapura, Kamis (20/02/20).
“Itu yang terjadi sekarang ini, maka kita pelan-pelan mengikis itu dan memberi tanggung jawab kembali kepada OAP supaya dia dapat melakukan kewajibannya dengan penuh tanggungjawab,” ungkapnya.
Dan sebagai tahapannya, adalah dilakukan sosialisasi dulu, supaya para pengusaha OAP memiliki kesamaan pemahaman dengan pemerintah.
Sosialisasi tersebut merupakan amanat Perpres Nomor 17 Tahun 2019.
Dan kepada perangkat daerah serta OPD-OPD, juga diminta agar memberi keberpihakan yang jelas kepada pengusaha OAP.
Sesuai Perpres 17 Tahun 2019, pengusaha OAP boleh menerima pekerjaan tanpa tender, dengan batasan nilai kontrak dibawah Rp 1 milyar.
Dan untuk yang senilai Rp. 1 milyar sampai Rp 1,2 milyar, dilaksanakan melalui proses tender khusus pengusaha OAP.
Alpius Toam, selaku Ketua Tim Infrastruktur Kabupaten Jayapura, saat ditemui disela-sela workshop mengungkapkan, melalui workshop tersebut pihaknya memberi pemahaman terkait bagaimana penyusunan anggaran, hingga proses tender, dan sampai pelaksanaan suatu program ataupun pekerjaan dinyatakan selesai dan dipertanggungjawabkan.
“Pengusaha asli Papua di sini cukup banyak. Data terakhir ada kurang lebih 200 pengusaha,” ungkapnya.
Dan kepada para pengusaha tersebut, Alpius Toam yang merupakan salah satu pemateri dalam workshop, juga akan berupaya menjelaskan tentang peran strategis para pengusaha OAP dalam pembangunan di Papua.[yat]