Tak Henti Berinovasi, LPPL RKU Akan Gaet Pendengar dengan RKU Streaming

0
66
CAPTION: Suasana pembekalan tim yang dilakukan Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura
CAPTION: Suasana pembekalan tim yang dilakukan Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura

SENTANI, PapuaSatu.com – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Khenambay Umbay (RKU) terus berbenah dan melakukan inovasi agar mampu bersaing dengan media lain.

LPPL RKU yang didirikan sejak tahun 2009 lalu itu yakin bisnis radio masih akan memiliki prospek yang cerah di tengah perubahan prilaku konsumsi informasi masyarakat dari platform konvensional ke digital. Alhasil, di tahun ini emiten milik Pemda Kabupaten Jayapura tersebut akan fokus pada pengembangan aplikasi berbasis digital.

Untuk mewujudkan hal tersebut, serangkaian persiapan mulai dilakukan Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura.

Salah satunya,  Sabtu (09/11/3019) pekan kemarin, melakukan pembekalan terhadap tim kerja proyek perubahan, dalam rangka pengembangan publikasi dan informasi masyarakat berbasis media online dalam wujud radio steraming.

Ide rencana pembentukan media online tersebut muncul berawal dari proyek perubahan salah satu peserta Diklat PIM III Pemerintah Kabupaten Jayapura yang juga sebagai salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Diskominfo Kabupaten Jayapura, Fred Modouw.

Pemerintah Kabupaten Jayapura sejak tahun 2009 lalu telah mendirikan  Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Khenambai Umbai (RKU). Untuk peningkatan layanannya, maka diperlukan inovasi baru yakni, radio frekuensi tersebut dinaikkan statusnya menjadi radio streaming.

“Peningkatan status layanan radio bermula dari proyek perubahan pak (Fred) Modouw selaku peserta Diklat PIM III,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST, kepada wartawan di Ruang Rapat Diskominfo, Sabtu (09/11/2019).

Dikatakannya, sebagaimana diketahui, peserta Diklat dituntut untuk melahirkan inovasi baru dalam bidang kerja masing-masing. Maka, pak Fred Modouw menentukan proyek perubahannya adalah meningkatkan status LPPL RKU dari pengaksesannya lewat frekuensi ke radio streaming.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Jayapura yang sangat luas dengan medan yang rumit membuat sulit bagi masyarakat di kampung-kampung mengakses informasi. Sebab itu, kehadiran media online dalam wujud radio streaming diharapkan mampu menjawab kesulitan masyarakat tersebut.

Di tempat yang sama, peserta Diklat PIM III Kabupaten Jayapura, Fred Modouw menegaskan, dirinya memilih judul proyek perubahan itu, dikarenakan pentingnya peningkatan layanan LPPL RKU sebagai media milik pemerintah daerah dapat menyampaikan informasi pembangunan bagi masyarakat secara maksimal.

Untuk itu, ia berharap agar setiap upaya yang dilakukan olehnya untuk peningkatan status LPPL RKU tidak dianggap sebagai langkah guna memenuhi tuntutan Diklat PIM III  tetapi, lebih daripada itu adalah untuk melayani kebutuhan informasi publik di Bumi Khenambai Umbai.

“Dengan menghadirkan radio streaming, maka sudah tentu semua informasi pembangunan di daerah ini dapat tersampaikan secara lengkap lewat radio bagi masyarakat di kampung-kampung. Sebab itu, dibutuhkan kesriusan dan komitmen setiap kru yang bekerja di radio,” tukasnya. [mir/sony]