Dialog Interaktif Kodam XVII/Cenderawasih Bersama FORKOM LKN Di RRI Jayapura

31
Caption : Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. bersama Sekjen FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara Ir. H. Junaedi Rahim Dialog Interaktif dengan tema "Peranan Paguyuban Dalam Mendorong Kedamaian di Papua
Caption : Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. bersama Sekjen FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara Ir. H. Junaedi Rahim Dialog Interaktif dengan tema "Peranan Paguyuban Dalam Mendorong Kedamaian di Papua

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kodam XVII/Cenderawasih yang diwakili oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. bersama Sekjen FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara Ir. H. Junaedi Rahim, mengikuti Dialog Interaktif bekerjasama dengan Radio RRI Pro I Jayapura, dengan tema “Peranan Paguyuban Dalam Mendorong Kedamaian di Papua.

Narasumber juga dihadiri Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Paguyuban Yonas A. Nussy dan Direktur Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tagor Hutapea, S.I.K., M.Si., di Studio Radio RRI Jayapura Jl. Tasangkapura No.23, Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua. Jumat (22/07/2022).

Dalam dialog berlangsung mendorong kedamaian di Papua, sekaligus menciptakan kerukunan lintas nusantara yang ada di Povinsi Papua serta memberikan saran dan masukan kepada FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H menjelaskan, bahwa tugas TNI adalah menegakkan kedaulatan Negera Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, UUD Tahun 1945 dan melindungi segenap Bangsa dan seluruh Tumpah Darah Republik Indonesia dari ancaman serta gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Untuk itu, Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih mempunyai misi dan visi yaitu menciptakan situasi Papua yang aman, damai untuk kesejahteraan masyarakat Papua. Dalam melihat situasi saat sekarang ini, TNI selalu siap apabila digunakan, diminta perbantuan baik untuk Pemerintah Daerah dan Kepolisian,” jelas Kapendam.

“Sehingga dengan sesuai aturan Undang-Undang Tahun 2004 No.34, diantaranya melaksanakan operasi militer selain perang. Disitu disampaikan salah satunya adalah melaksanakan perbantuan Pemerintah Daerah dan perbantuan kepada kepolisian dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menjaga situasi Papua dengan keadaan aman, damai dan semua itu untuk mensejahterakan Rakyat Papua. Oleh karenanya, kita harus membangun Papua dengan hati dalam arti melakukan pendekatan sosial maupun kegiatan teritorial membantu kesulitan masyarakat yang ada di Papua,” imbuh Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H.

Di tempat yang sama Sekjen FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara Bapak Ir. H. Junaedi Rahim mengatakan tujuan FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara adalah sebagai wadah untuk kerukunan yang ada di Provinsi Papua dalam hal utama yaitu interaksi dan menyikapi berbagai masalah sosial di masyarakat yaitu menyelesaikan pertikaian diantara suku secara damai.

“Kami juga membuat pertemuan dengan mengadakan seminar-seminar bagaimana untuk diusulkan kepada Pemerintah, peran-peran apa yang perlu dipertajam guna mengurangi berbagai kejadian kriminal yang ada di Papua ini. Dan untuk melestarikan kerukunan di masing-masing daerah dan ikut serta membangun Program Pemerintah secara fisik dan non fisik,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Paguyuban Bapak Yonas A. Nussy menyampaikan bahwa di Papua terdapat warga suku dari seluruh Nusantara di tanah Papua, sehingga komunikasi peran seluruh suku-suku yang ada di Papua bersama-sama berkarya dan membangun Papua bersama.

“Kehadiran warga Nusantara di Papua ini turut membangun tanah Papua dan sudah terlihat dengan baik. Oleh karena itu perlu diberikan untuk berkomunikasi yang cukup untuk bisa disampaikan kepada Pemerintah, dan TNI-Polri,” ungkapnya.

“Saya berharap aparat TNI-Polri untuk turut serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai bangsa dan negara untuk menjaga kedaulatan negara secara bersama-sama dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Disamping itu, hadir Direktur Intelkam Polda Papua mengatakan kegiatan FORKOM Lintas Kerukunan Nusantara adalah hal baik dan positif dalam menjaga kerukunan di tanah Papua ini.

“TNI-Polri selalu melakukan kegiatan-kegiatan bersama masyarakat untuk menjaga keamanan di Papua,” kata Direktur Intelkam Polda Papua,” jelasnya. [redaksi]