Inilah Apresiasi Warga Ketika Satgas TNI 711/Rks Tanam Jagung dan Cabai di Perbatasan RI-PNG

32

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Salah satu tokoh masyarakat  Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura,  Albert menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas TNI yang ber inovatif terhadap penanam Jagung dan Cabai di wilayah Perbatasan.

“Kami sangat mengapresiasi kepada TNI karena ini sangat membantu dalam hal ketercukupan kebutuhan pangan bagi masyarakat khususnya warga sekitar di Distrik Muara Tami,” ujar Albert usai melakukan penanaman jagung dan cabai di  Makotis Skouw perbatasan RI-PNG Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Minggu (14/08/2022).

Alberpun menyampaikan rasa terimakasih kepada Dansatgas Pamtas Yonif 711/Rks beserta anggotanya. “Sebagai bentuk dukungan ini kami menggerakkan masyarakat khususnya di perbatasan Skouw ini terkait dengan pemeliharaan kegiatan tanam jagung dan cabai ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Letkol Inf Mutakbir mengungkapkan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program bidang teritorial Satgas TNI Yonif 711/Rks dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di bidang pertanian.

Dikatakan, program ketahanan pangan  digalakkan oleh TNI AD melalui Satgas Pamtas Yonif 711/Rks dalam mengelola lahan kosong untuk dijadikan lahan produktif, sehingga bisa menghasilkan tanaman pangan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jadi untuk mempertahankan kebutuhan pangan sehari-hari kembali kepada inisiatif maupun kreatifitas kita dalam memanfaatkan lahan untuk pertanian. Ada kemauan dan mau kerja keras, Insya Allah ada hasil terbaik. Oleh karenanya, ayo kita manfaatkan lahan kosong untuk kepentingan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan,” imbuhnya.

Disamping itu, kegiatan yang dilakukan  tersebut merupakan wujud terobosan dan atas peran aktif Satgas Pamtas Yonif 711/Rks untuk memberikan pelayanan masyarakat guna meningkatkan ketahan pangan di Papua.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, dengan cara apa? Ya memanfaatkan lahan yang belum digunakan dengan baik. Sisanya, akan kita kembalikan ke masyarakat,” tegas Letkol Inf Mutakbir .

Tanah di wilayah Papua ini khususnya di Perbatasan Skouw Sae merupakan tanah yang subur, sehingga tanaman apa pun yang ditanam akan tumbuh dengan baik dengan cara penanaman yang tepat.

“Semoga hasil dari tanam jagung dan cabai ini tumbuh baik dan maksimal, serta bermanfaat untuk warga masyarakat kurang mampu di wilayah Khususnya Kampung Skouw Sae,” Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks.

Seperti diketahui bersama, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung ketersediaan dan meningkatkan produksi pangan bagi masyarakat.

Disela kegiatan tersebut, Dansatgas juga menyempatkan memberikan bantuan berupa baju merah putih kepada kelompok tani dan masyarakat yang ikut dalam penanaman tersebut.

Dansatgas berharap dengan adanya program penanaman jagung dan cabai yang digelar secara serentak dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Distrik Muara Tami. [redaksi]