Prajurit TNI Perbatasan Kembali Gelar Penyuluhan Narkoba di Sekolah

JAYAPURA, PapuaSatu.comNarkoba saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Mudahnya mendapat Narkoba tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencoba  zat berbahaya ini.

Menyikapi bahaya yang ditimbulkan dari Narkoba tersebut, Anggota Pos Kout KM 31 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama Serda Elia berserta 4 orang anggota diundang oleh Kepala Sekolah SMA Negeri Arso 1 ubtuk menjadi narasumber dalam penyuluhan bahaya narkoba kepada 45 Siswa maupun Siswi SMA Negeri Arso 1 bertempat di Jalan Kampung Swakarsa Kabupaten Keerom, Kamis (27/02/2020).

Dihadapan para Siswa-siswi SMA Negeri Arso 1 Serda Elia menyampaikan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang mana ada beberapa macam Narkoba diantaranya “Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adaktif.

Ketiga macam bahantersebut sangat berbahaya bagi generasi muda bangsa dan bagaimana cara melawan narkoba yang mengancam generasi muda penerus bangsa Indonesia, apabila tidak diantisipasi maka akan merusak generasi muda yang merupakan Generasi Penerus Bangsa Serta Harapan Bangsa.

Selanjutnya Serda Elia juga menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kedisiplinan supaya para siswa/i bisa menjauhi obat-obatan terlarang tersebut dikarenakan dapat merusak diri sendiri, lingkungan dan keluarga sendiri.

Lebih lanjut, Serda Elia juga menceritakan bahwa kami dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama sebelum berangkat untuk menjalankan tugas di Perbatasan, kami mendapat materi dari Instansi Terkait yang menyangkut tentang barang tersebut, supaya ilmu yg didapat bisa di tularkan di tempat kita bertugas seperti ini, karena bahaya Narkoba itu cukup mengkawatirkan untuk generasi sekarang ini ” tuturnya

Tidak hanya itu Serda Elia pun, menghimbau supaya selama pelaksanaan belajar para siswa/i harus mengikutinya dengan bersungguh-sungguh agar siswa-siswi di SMA Negeri Arso 1 ini tidak ada yang mengkonsumsi barang haram tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu selama kegiatan pemberian ilmu dan penyuluhan berlangsung siswa/siswi SMA Negeri Arso 1 begitu antusias untuk mendengarkan dan berani bertanya kepada sang pembawa narasumber. Dalam pelaksanaan penyuluhan ini juga dihadiri langsung oleh Ibu Siti Muthmainah (Wakil Kepala Sekolah SMA N Arso 1) serta guru-guru yang lain. [redaksi]