Kadinkes Deiyai Terima Penghargaan dari Bupati Usai Sukseskan Program 100 Hari Kerja

552
Caption : Bupati Deiyai, Ateng Edowai didamping Wakil Bupati menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Kesehatan Kornelis Pakage, Senin (5/07/2019).
Caption : Bupati Deiyai, Ateng Edowai didamping Wakil Bupati menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Kesehatan Kornelis Pakage, Senin (5/07/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com  –  Bupati Deiyai, Ateng Edowai mengacungkan jempol kepada kepala Dinas Kesehatan Kornelis Pakage, yang telah berhasil menyukseskan program 100 hari kerja di bidang kesehatan.

Sebagai ucapan terimakasih, Bupati Deiyai memberikan penghargaan berupa Cinderamata kepada Kadinkes, disaksikan langsung oleh ribuan masyarakat, puluhan pimpinan kepala OPD, DPRD, tokoh agama, adat, perempuan, perwakilan TNI dan Polri, di Aula kantor DPRD Deiyai, Senin (5/07/2019).

Kesukseskan yang diraih Kadinkes di awal kepemimpinan Bupati  dan Wakil Bupati Deiyai tersebut, terlihat dengan berbagai program unggulan yang menyentuh pada masyarakat yang tersebar di lima distrik, diantaranya polio PIN tahap pertama, hapus kinerja Dinkes dari rapor merah menjadi hijau dan menempati urutan kelima, bentuk tim brigade siaga bencana, pendekatan dengan para kepala Puskesmas, memenuhi kebeutuhan gedung farmasi dan sejumlah pencapaian lainnya.

“Ini Sebagai tolak ukur di masa kepemimpinan kami pada periode 2019-2024. Saya bangga sehingga saya memberikan cinderamata kepada Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Kornelis Pakage,” ungkap Bupati Ateng Edowai.

Orang nomor satu di Deiyai tidak segan-segan menyebut sosok Kepala Dinas Kesehatan Deiyai memiliki jiwa pemimpin untuk membangun dan merakyat.

Sementara Kadinkes Deiyai, Kornelis Pakage mengatakan, dalam pelaksanaan 100 hari kerja itu pihaknya  telah berkomitmen mendukung visi dan misi sesuai tugas, pokok dan fungsi [tupoksi].

“Dan kami sudah memulai bekerja dari sejak 100 hari kerja Bupati, memulai sampai berakhir masa jabatannya Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024,” kata Pakage.

Pemberian tersebut, lanjut Kornelis, pihaknya bekerja bukan untuk mengejar diberikan suatu penghargaan namun selebihnya bekerja dengan tulus hati guna menyelamatkan manusia Tigi.

“Pemerintah itu wakil Tuhan Allah, apalagi pak Bupati adalah seorang hamba Tuhan, maka kami musti memelihara, melindungi dan menyelamatkan mereka [masyarakat],” ujarnya. [redaksi]