Kepengurusan SIM Online di Polresta Jayapura Meningkat 100 Persen

3257

JAYAPURA, PapuaSatu.com -. Operasi Zebra 2017 yang dilakukan Polda Papua dan jajarannya ternyata membuahkan hasil. Pasalnya, masyarakat Kota Jayapura rame-rame mengurus SIM baru maupun perpanjangan SIM di Sat Lantas Polres Jayapura Kota.

Salah satu warga masyarakat saat mengurus SIM di Polres Jayapura Kota mengaku takut terkena Operazi Zebra yang dilakukan oleh Polda maupun Polres Jayapura Kota.

” saya lewat dimana-mana banyak polisi melakukan razia. Bahkan teman-teman sudah banyak terjaring rasia tidak ada SIM. Saya tidak mau berurusan dengan polisi makanya saya cepat-cepat urus SIM,” kata seorang pria yang enggan disebut namanya di Media ini.

Ia mengakui bahwa kepengurusan SIM dengan sistim online ternyata sangat mudah dan praktis. “Cepat pokoknya. Saya tutup mata beberapa menit, eh namanya saya uda di panggil,” tuturnya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat terhadap kepengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) semakin meningkat pasca  Pasca Operasi Zebra 2017 wilayah Hukum Polres Jayapura Kota.

” ya, pelayanan SIM di Sat Lantas Polres Jayapura Kota kini meningkat 100 persen dari sebelumnya hanya mencapai 40-50 persen atau dari 50-60 menjadi 100-108 orang yang melakukan pengurusan SIM,” kata Paur Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra di ruang kerjanya, Senin (6/11/2017).

Jahja mengemukakan, meningkatkanya pelayanan SIM di Polres Jayapura karena animo kesadaran masyarakat cukup meningkat pasca Operasi Zebra 2017. ” mungkin karena takut ditilang makanya mereka uru,” papar dia.

Sementara untuk syarat kepengurusan SIM baru maupun perpanjangan, Jahja menjelaskan, persyaratan hanya membawa Foto Kopy KTP dan surat kesehatan dari dokter, baik di Rumah Sakit maupun melalui Puskesmas.

“Persyaratan ini wajib ada supaya mengetahui identitas pasti dan kondisi kesehatan bagi setiap yang SIM,” jelas Jahja.

Disamping administrasi lengkap, maka bagi setiap pengurus SIM harus mengikuti uji Teori, praktek menggunakan kendaraan. “Usai melewati semua maka berhak mendapatkan SIM,” imbuh Jahja. (nius)