Pendaki Gunung Cartenz Meninggal Usai Kekurangan Oksigen

665

Caption Foto : Jenazah Pendaki Puncak Cartenz saat Dievakuasi oleh Tim Sar PT.Freeport Indonesia bersama pihak kepolisian, Selasa (10/10/2017). (Mad/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Diduga Hipoksia atau kekurangan oksigen seorang pendaki gunung Puncak Cartenz Pyramid Kabupaten Mimika Papua atas nama, Ahmad Hadi (34) warga kampung  Baru Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta pusat meninggal dunia, Senin (9/10/2017) kemarin.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut dan kini jenazah korban sudah diterbangkan untuk di semayakman di kampung halamannya.

“Saat ini jenazah sudah di evakuasi ke Mimika, dan akan di berangkatkan ke Kampung halamannya di  Kampung Baru RT 05 RW 03 Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta untuk disemayamkan,” ungkapnya saat di temui di Ruang kerjanya, Selasa (10/10) siang.

Lebih lanjut kata Kamal, korban berangkat mendaki bersama satu orang Warga Negara Asing  asal Norwegia dan satu pendaki Warga Negara Indonesia atas lainnya  Aris ke Puncak Cartensz Pyramid pada hari Kamis tanggal 5 Oktober 2017.

Namun pada tanggal 9 Oktober, Senin Kemarin pihaknya di Kepolisian Resort Mimika memperoleh informasi tentang meninggalnya salah seorang pendaki WNI an. Ahmad Hadi saat melakukan pendakian di Puncak Cartenz

Pada hari Senin tanggal 09 Oktober 2017 sekira pukul 13.30 wit, Polres Mimika telah memperoleh informasi tentang meninggalnya salah seorang pendaki WNI an. Ahmad Hadi saat melakukan pendakian di Puncak Cartenz Pyramid Kabupaten Mimika Papua.

“Informasi yang didapatkan korban meninggal akibat sakit (informasi sementara karena Hipoksia/kekurangan oksigen) saat perjalanan turun dari Puncak Cartensz Pyramid tanggal 08 Oktober 2017 sekitar pukul 21.00 WIT dan baru diinformasikan tanggal 10 sekitar pukul 06.00 WIT oleh saudara Irfan kepada petugas Enginering helicopter Asian One Air dan Staf Asian One Air melalui telpon satelit untuk meminta bantuan evakuasi ke Timika,”jelasnya.

Kamal menambahkan kasus ini sudah dirangani oleh Pihak kepolisian dan untuk kedua rekannya dalam kondisi baik tanpa ada kekurangan saat di evakuasi oleh tim penyelamat. (mad/nius)