
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nur mengatakan, pelaksanaan program TMMD di wilayah kabupaten Puncak Jaya terus dilakukan oleh prajurit TNI dari jajaran Kodam XVII/Cenderawasih.
Program pelaksanaan TMMD ini dilakukan karena TMMD merupakan salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintahan Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya.
Menurut Letkol Arm Reza Nur Program TMMD bertujuan untuk membantu pemerintahan di daerah, yang merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya (dalam hal ini TNI bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama seluruh jajarannya) secara sinergi dan berkesinambungan.
“Program ini berupa akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana,” kata Letkol Arm Reza Nurdalam press releasenya, Senin (20/10/2020).
Sasaran TMMD Kodim 1711/BVD dan Kodim 1714/PJ
Letkol Arm Reza Nur Patria menjelaskan, pelaksanaan TMMD ke 109 di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih ini dilaksanakan di 2 tempat yakni di Kabupaten Boven Digoel tepatnya di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana yang merupakan salah satu Distrik di Perbatasan RI-PNG dan di Kabupaten Puncak Jaya tepatnya di Distrik Mulia dan Distrik Nioga yang biasa disebut Kabupaten di atas awan.

Kabupaten Boven Digoel, kata Reza, pelaksanaan TMMD ke-109 dilaksanakan oleh Anggota Kodim 1711, Korem 174, Kodam XVII/Cenderawasih dengan sasaran pembangunan jalan sepanjang 480 m dan 10 unit jamban (MCK) untuk masyarakat, serta untuk sasaran non fisik dilaksanakan berbagai sosialisasi misalnya, tentang kesehatan, pendidikan, pertanian, wawasan kebangsaan kepada masyarakat dan anak-anak di Kampung Kakuna.
Dengan dibangunnya jalan dan MCK di kampung tersebut, telah mewujudkan mimpi bagi masyarakat Kampung Kakuna, Distrik Mindiptanah, yang sejak dahulu menginginkan akses jalan yang baik, karena selama ini jalan di kampung tersebut masih belum tersentuh oleh pembangunan dan masih menggunakan jalan setapak dengan berbalut lumpur tanah merah.
Sedangkan di Kabupaten Puncak Jaya, pelaksanaan TMMD ke-109 dilaksanakan oleh anggota Kodim 1714, Korem 173, Kodam XVII/Cenderawasih dengan sasaran pembangunan 1 unit Balai Penyuluhan KB Kampung Nioga, Distrik Nioga dan renovasi 1 unit GOR PBSI Puncak Jaya di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, serta untuk sasaran non fisik anggota satgas TMMD melaksanakan kegiatan sosialisasi, himbauan, pemberian bibit tanaman, wawasan kebangsaan dan kesehatan, pemberian masker dan pembagian sembako bagi masyarakat.
Kondisi Alam Papua
Meski terkadang kondisi alam tidak mendukung saat melakukan pekerjaan fisik program TMMD, namun Satgas TMMD tetap semangat walau harus bermandikan lumpur tanah merah di kala hujan,dan bermandikan keringat saat terik matahari.

Tetapi itu semua tidak menggoyahkan semangat anggota Satgas TMMD ke-109 untuk mewujudkan mimpi masyarakat. Dimana ini semua merupakan salah satu pengabdian dan bhakti TNI yang ditunjukkan oleh Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD dan Kodim 1714/PJ.
Program TMMD ke-109 di Kodim 1711/BVD, telah mewujudkan mimpi masyarakat kampung Kakuna yang ingin memiliki akses jalan bagus dan tidak berlumpur, tanpa pedulikan kondisi alam, anggota Satgas TMMD terus melakukan pengecoran jalan, dengan harapan jalan tersebut dapat selesai tepat waktu dan secepatnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. [redaksi]










