Matangkan Persiapan PON XX, PBVSI Papua Lakukan Pembenahan dan Evaluasi

Suasana rapat Pengda PBVSI Papua yang dipimpin Ketua Harian PBVSI Papua, Kombes Pol. M Nasihin, Sabtu (14/11/20)
Suasana rapat Pengda PBVSI Papua yang dipimpin Ketua Harian PBVSI Papua, Kombes Pol. M Nasihin, Sabtu (14/11/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Guna mempersiapkan para atlet maupu ificial di cabang olahraga voley, PBVSI Pengda Papua terus melakukan pembenahan dan evaluasi.

Salah satunya yang digelar pada Sabtu (14/11/2020, di Gedung Direktorat Lantas Polda Papua, dengan menggelar rapat evaluasi guna memantangkan persiapan untuk merebut mendali emas di PON XX di Papua mendatang.

Ketua Harian PBVSI Papua, Kombes Pol. M Nasihin menjelaskan, bahwa rapat evaluasi yang dilakukan tidak lain untuk membahas persiapan para atlit dan pengurus dalam menghadapi PON mendatang dengan target mendali emas.

“Kami membahas untuk rancangan kinerja kami termasuk dengan perisapan para atlit untuk menghadapi PON mendatang,” ungkapnya.

Apalagi selaku tuan rumah, sehingga Tim Voli Indoor maupaun Voli Pasir yang masih terus menjalani sesi latih yang difokuskan di Jawa Timur, Bali dan Makassar.

Kami sengaja lakukan TC di luar untuk meningkatkan level permainan para atlit guna mengejar target yang disampaikan Ketua Umum dan KONI Papua.

“Namun ada beberapa poin penting yang nantinya juga kami akan bahas antara lain evaluasi atlit,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengprov PBVSI Papua, Roy Letlora menyampaikan, bahwa yang menjadi pekerjaan rumah pihaknya yakni melakukan persiapan matang untuk menghadapi kompetisi mendatang.

“Untuk sesi latihan sudah kami jadwalkan, yang mana mulai dari Desember 2020 hingga September 2021 kami sudah siapkan program priodisasi khusus bagi atlit untuk meningkatkan level permainan, bahkan nantinya kami juga akan lakukan TC luar apabila memungkinkan,” ungkapnya.

Menurutnya, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, namun hal itu akan secepatnya dievaluasi termasuk dengan para pemain yang akan didegradasi.

“Evaluasi bukan hanya untuk atlit tapi pelatih juga, ada beberapa hal yang kita ganti namun itu menjadi keputusan ketua umum dan harian,” ujarnya.[yat]