
Bupati Mansel, Markus Waran dan Wakil Bupati Wempi Rengkung menempuh jalan sejauh 10 kilometer di Distrik Isim menuju Kampung Hugomot. Foto : din/PapuaSatu.com
MANSEL, PapuaSatu.com – Demi mempercepat dan meratakan pembangunan, Bupati Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran dalam waktu dekat akan mekarkan sejumlah Kampung di Wilayah Mansel menjadi Distrik.
Pasalnya, kondisi pelayanan pembangunan dan akses jalan serta transportasi yang begitu sulit terutama di Distrik Isim.
“Saya akan mekarkan khusus kampung-kampung yang berbatasan dengan kabupaten lain untuk menjadi distrik karena kondisi wilayah dapat mempermudah pelayanan pembangunan demikian juga akses jalan,”ujar Bupati Marsel, Markus Waran yang di konfirmasi PapuaSatu.com, pekan lalu.
Lanjut, Bupati menjelaskan, pemekaran kampung-kampung menjadi distrik khususnya yang jauh dari pelayanan pemerintahan bertujuan untuk mempermudah pelayanan.
“Kondisi fisik daerah yang belum dapat ditempuh kendaraan kecuali dengan berjalan berkilo-kilo bisa mencapai 5 sampai 10 kilo untuk mencapai kampung-kampung dan ini menjadi perhatiam khusus pemerintah daerah,”sebutnya.
Dikemukakannya, beberapa Kampung diantaranya seperti kampung hugomot, Desra dan 4 kampung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bintuni.
Sambungnya, untuk itu dirinya berharap dengan menjadi Distrik, kedepan pemerintahan lebih mudah dan cepat tanggap karena pelayanan pemerintah harus tepat sasaran.
“Selain Distrik Isim yang berbatasan langsung dengan Bintuni. kampung Masabui dan beberpaa kampung yang berbatasan langsung dengan kabupaten manokwari juga akan di mekarkan dalam waktu dekat untuk mempermudah pelayan terutama akses ke.asyarakat,”tandas Markus Waran. [din/abe]










