Lagi, Alumni 2001 Bantu 21 Kursi ke SMA Gabungan

0
250

JAYAPURA, PapuaSatu.com Alumni 2001 SMA Gabungan kembali memberikan bantuan kepada Sekolah yang telah membesarkan mereka di SMA Gabungan. Dimana tahun 2019 lalu, alumni ini menyerahkan dua unit AC .

Kali ini, Alumni 2001 menyerahkan 21 buah kursi jenis Chitos kepada pihak Sekolah, yang diserahkan langsung oleh Badan Pengurus kepada pihak, pada Jum’at (17/01/2020).

“Memang tadi kami dari angkatan 38 alumni tahun 2001 telah memberikan bantuan berupa kursi sebanyak 21 buah. Bantuan ini kami serahkan langsung kepada pihak sekolah, dengan harapan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi sekolah,” ungkap  Ishak Dawan S.Ap kepada PapuaSatu.com usai menyerahkan kursi.

Dengan bantuan yang diberikan, kata Ishak, pihak sekolah memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Alumni 2001 SMA Gabungan yang telah ikut memberikan sumbangsih dalam mendukung pembangunan dan Pendidikan di sekolah.

Dikatakan,  harapan dari sekolah ini, pihaknya tidak akan pernah berhenti untuk memberikan sumbangsih kepada  Sekolah yang telah melahirkan dan membesarkan para alumni.

“Intinya, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami dari alumni. Artinya di awal tahun ini kami turut mengambil bagian untuk membantu pihak sekolah. Ini ininsiatif untuk kami serahkan kepada pihak sekolah supaya sekolah ini terus maju dan bisa lebih berkembang lagi,” katanya.

Kendati demikian, Ishak berharap kepada pihak sekolah agar ke depan sekolah SMA Gabungan jauh lebih baik dan pihak sekolah membangun komunikasi dengan alumni. “Tujuannya, agar  semua alumni ikut mengambil bagian dalam mendukung pengembangan pembangunan, maupun SDMnya sendiri,” tukasnya.

Sementara itu, Laban Opada yang juga selaku Badan Pengurus Alumni 2001 SMA Gabungan menyampaikan bahwa bantuan yang di berikan, karena alumni merasa terpanggil untuk ikut terlibat terhadap pembangunan sekolah.

“Kami berharap setiap alumni yang berasal dari SMA Gabungan juga memberikan andil bahwa apa yang dibuat hari ini, terus berlanjut karena kami merasa bahwa berasal dari SMA Gabungan. Kami ada sampai sekarang ini karena kami berasa dari sekolah itu, kami sekolah itu maju,” pungkasnya. [loy]