SMA Negeri 4 Rencana Direlokasi di kawasan kampung Buton

745

JAYAPURA, PapuaSatu.com – SMA Negeri 4 yang terletak dibawah kaki Gunung Skyline dan pemukiman warga terus menjadi langganan banjir setiap hujan mengguyur kora  Jayapura.

Untuk mengantisipasi itu, Kepala Sekolah SMA N 4 Jayapura, Laba Sembiring mengusulkan untuk merelokasi SMA yang dipimpinnya itu kepada pemerintah kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan pengajaran Kota Jayapura.

“Kita harus mencari tempat yang ideal karena dalam jangka panjang sekolah SMA N 4 ini butuh tempat yang nyaman dan tidak banjir lagi,” ungkap Laba Sembiring kepada PapuaSatu.com, Sabtu (16/3/2019).

Menurutnya usulan  relokasi tempat adalah sebuah langkah awal dari wacana perencanaan pembangunan lokasi SMA N 4 nantinya.

“Jika sekolah SMA N 4 masih berada di tempat semula tentunya musim penghujan maka sekolah tersebut akan terendam banjir oleh sebab sekolah ini merupakan daerah resapan air dan titik terendah yang berada di sekitar lereng-lereng gunung dan padat pemukiman,” ucapnya.

Dismaping banjir, Sembiring mengaku bahwa sering mendapat keluhan masyarakat bahwa daerah sekolah tersebut selalu mengalami kemacetan di jalan utama didekat SMA N 4. “Kalau sudah jam-jam tertentu masyarakat malas melewati jalan utama area SMA N 4 karena selalu alasannya macet yang diakibatkan siswa-siswi SMA N 4,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Jayapura, Elias Wonda, S.Pd MH menyetujui usulan tersebut. “Untuk jangka panjang perlu relokasi sekitar 5-6 tahun mendatang, karena langganan banjir setiap hujan,”ujarnya.

Elias berharap bisa segera dilaksanakan agar siswa-siswi bisa bersekolah dengan nyaman. “Kami harap segera berjalan rencana relokasi,” harapnya sekaligus meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah baru di kawasan Kampung Buton bersama Ketua Komisi V DPRP Provinsi Papua, Kamasan Jack Komboy.

“Tadinya lokasi mau di skouw tapi karena SMA N 4 didaerah Japsel, maka lokasi selanjutnya yang dipilih harus daerah Japsel juga,”  kata Ketua Komisi V DPRP Provinsi Papua, Kamasan Jack Komboy.

Jack menuturkan, ia beserta dinas-dinas terkait sudah melakukan langkah awal seperti meninjau dan menetapkan lokasi selanjutnya tinggal langkah cepat dari pemerintah. “Setelah tinjau lokasi, kami akan mengecek lokasi ini aman atau tidak serta akan memastikan proses jual beli dan pembangunannya,” tukasnya.[ayu]